BANTENRAYA.COM – Tengah mengalami defisit anggaran 2024, Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon janji akan segera melakukan pembayaran untuk hal yang belum terbayarkan.
Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Daerah Pemkot Cilegon Maman Mauludin usai melakukan Rakor yang dipimpin oleh Walikota Cilegon Helldy Agustian membahas mengenai evaluasi pendapatan dan belanja tahun 2024 di Aula Setda Cilegon, Senin (6/1).
Ia mengatakan, Pemkot Cilegon sedang berupaya dan berjanji akan melakukan penyelesaian lebih lanjut mengenai permasalahan defisit anggaran tersebut.
Baca Juga: Ada Potensi Perubahan Sistem, Pokmas Kelurahan Purwakarta Tunggu Kepastian Juknis Salira 2025
Untuk pendapatan Kota Cilegon 2024 telah mencapai 80 persen dan anggaran belanja 82,60 persen.
“Kami akan memprioritaskan belanja untuk kegiatan-kegiatan yang wajib diselesaikan, terutama proses pembangunan gedung lima lantai RSUD Kota Cilegon, Alhamdulillah diperjalanan rata-rata, pekerjaan fisik baik di fisik konstruksi dan fisik non konstruksi dapat diselesaikan dengan baik,” kata Maman kepada Banten Raya, Senin (6/1).
Ia menjelaskan, untuk melakukan proses pembayaran tersebut, Pemkot Cilegon telah memiliki format, formula, dan teknis, untuk menyelesaikan pembayaran yang belum dibayarkan.
Baca Juga: Naik 20 Persen Sejak Era Helldy, TPP ASN Kota Cilegon Dibayar Rp40 Miliar Per Bulan
“Sampai dengan akhir Desember 2024 kendala yang dihadapi Pemkot Cilegon itu akan kita selesaikan kewajibannya kepada pihak ketiga. Kami telah memiliki format, formula, dan teknis untuk menyelesaikan hal ini,” jelasnya.
Menurutnya, defisit anggaran tersebut terjadi karena jumlah pendapatan pajak yang tidak terealisasi sesuai prediksi.
Pada tahun 2025, Pemkot Cilegon wajib untuk dapat menyelesaikan pembayaran akibat dari defisit anggaran 2024 sebesar Rp 100 miliar.
“InsyaAllah dari OPD nanti dapat menyelesaikan serta memenuhi kewajiban membayar pihak ketiga dan berjalan dengan baik,” pungkasnya.***

















