BANTENRAYA.COM – Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Kabupaten Pandeglang, menerima surat berupa request menu makan bergizi gratis (MBG) dari peserta didik.
Surat berupa kertas kecil yang dibuat peserta didik terselip dalam ompreng program MBG.
Kepala Dapur SPPG Yayasan Sukaratu 6, Kecamatan Majasari, Mulyadi membenarkan, hampir setiap hari pihaknya menemukan surat dari peserta didik.
BACA JUGA: Optimalisasi Peran Zakat, Jalinusa Kaji Kontribusi Zakat pada Pilar Lingkungan SDGs
Setiap kali ompreng MBG dikembalikan dari sekolah ke dapur, wadah kosong ompreng MBG, tersimpan kertas berisi tulisan tangan dari peserta didik.
“Iya, pada saat kita terima ompreng dari sekolah, di dalamnya ada surat tulisan tangan dari anak-anak yang berisi ucapan terima kasih, dan permintaan menu, seperti ayam, nasi goreng, dan buah-buahan,” kata Mulyadi, Rabu 11 Februari 2026.
Kata Mulyadi, surat yang diberikan peserta didik diketahui pada saat petugas dapur membersihkan ompreng.
BACA JUGA: Dari Ojol hingga Marbot, 800 Pekerja Informal di Cilegon Difasilitasi BPJS Ketenagakerjaan
Surat tersebut lalu dikumpulkan untuk menjadi bahan menu MBG sesuai permintaan dari para peserta didik.
“Suratnya di dalam ompreng. Semua surat kita kumpulkan, nanti kita cari usulan menu yang terbanyak dari siswa,” ujarnya.
Semua surat tersebut, kata Mulyadi, sangat memotivasi petugas dapur, sehingga akan menjadi bahan pertimbangan untuk variasi menu ke depan.
Permintaan para siswa diakomodasi dengan mempertimbangkan standar gizi.
“Semua surat dari anak-anak akan menjadi bahan menu dapur yang memenuhi gizi,” terangnya.
Menurutnya, surat yang diberikan merupakan respons positif dari peserta didik, sehingga menjadi penyemangat bagi petugas dapur dalam menyajikan menu MBG.
“Kebanyakan dari surat yang kita terima, mengungkapkan rasa senang dan bahagia mereka setelah menikmati makanan dari dapur kita,” ujarnya. ***















