BANTENRAYA.COM – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang atau DPUPR Kabupaten Serang menormalisasi saluran Sungai Cikambuy di Kecamatan Kragilan dengan menurunkan satu unit excavator.
Normalisasi anak Sungai Cikambuy itu dilakukan DPUPR Kabupaten Serang untuk meminimalisir terjadinya banjir saat datang hujan lebat.
Kepala Bidang Sumber Daya Air DPUPR Kabupaten Serang Nurlailah mengatakan, normalisasi dilakukan karena adanya sedimentasi atau pendangkalan pada Sungai Cikambuy yang menyebabkan air sungai sering meluap.
BACA JUGA: Jumlahnya Ada Ratusan, BPJS Ketenagakerjaan Incar SPPG se-Banten Tercover Jamsostek
“Hari ini normalisasi Sungai Cikambuy, upaya ini merupakan bentuk kesiapsiagaan Pemkab Serang dalam penanganan banjir,” ujarnya di Desa Cijeruk, Kecamatan Kibin, Rabu 11 Februari 2026.
Sedimentasi dan penyempitan pada sungai membuat kapasitas penampung air menjadi kurang sehingga perlu penanganan serius dengan melakukan normalisasi.
”Saat curah hujan tinggi di Desa Nagara dan Desa Cijeruk banjir karena luapan Sungai Cikambuy ini. Air yang datang itu melebihi kapasitas penampungan sehingga menyebabkan banjir,” katanya.
BACA JUGA: Dari Ojol hingga Marbot, 800 Pekerja Informal di Cilegon Difasilitasi BPJS Ketenagakerjaan
Nurlailah menuturkan, normalisasi yang sedang dikerjakan hari ini merupakan penanganan tanggap darurat banjir jangka pendek setelah berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau Ciujung Cidurian atau (BBWSC3).
”Kita sudah sampaikan bahwa Pemkab Kabupaten Serang melakukan kegiatan tanggap darurat dengan melakukan normalisasi. Sebenarnya ini kewenangan BBWSC3 atau Pemerintah Pusat,” jelasnya.
Ia mengungkapkan, dalam sehari pihaknya hanya bisa melakukan normalisasi sepanjang 50 sampai 100 meter karena banyak hambatan.
”Dilapangan banyak hambatan contohnya ada pohon-pohon yang memang harus ditebang. Dan ada juga sedimentasinya lebih tinggi, jadi butuh waktu lebih lama untuk pengerukannya,” paparnya.
Camat Kibin Asep Saefullah mengatakan, normalisasi tersebut dapat membantu warga Desa Cijeruk dan Desa Nagara supaya tidak rutin menjadi korban banjir.
”Kami ucapkan terimakasih sudah di turunkan alat berat untuk menormalisasi, semoga dengan normalisasi ini bisa sedikit membantu untuk tanggap darurat dari penanganan kondisi banjir di Kecamatan Kibin,”ujarnya.
Pihaknya berharap, normalisasi yang dilakukan Pemkab Serang itu mampu meminimalisir terjadinya risiko banjir yang sering melanda dua desa.
”Tetapi dengan berbagai macam upaya kami harapkan berikutnya banjir yang ada di wilayah kami tidak begitu parah seperti yang kemarin,” katanya. ***















