BANTENRAYA.COM – Sebanyak 45 anggota DPRD Kota Serang melaksanakan reses ke daerah pemilihan (Dapil) nya masing-masing.
Reses 45 anggota DPRD Kota Serang akan berlangsung selama empat hari, mulai tanggal 10 hingga 13 Februari 2026.
Kepastian reses 45 anggota DPRD Kota Serang ini terungkap dalam rapat paripurna DPRD Kota Serang dengan agenda penutupan masa persidangan kedua tahun sidang 2025-2026 masa bakti 2024-2029 di gedung DPRD Kota Serang, Senin 9 Februari 2026.
BACA JUGA: Minimalisir Banjir, DPUPR Kabupaten Serang Normalisasi Sungai Cikambuy
Wakil Ketua I DPRD Kota Serang Roni Alfanto mengatakan, dalam rapat paripurna penutupan masa siding kedua pimpinan dan anggota DPRD turun menyerap aspirasi masyarakat.
“Dan itu kita batasi waktunya 4 hari, dan mulai penutupan masa siding ini kita stop bersidang. Kita fokus menyerap aspirasi masyarakat dan kemudian kita sampai tanggal 13 Februari,” ujar Roni, kepada Banten Raya.
Hasil reses, kata dia, nantinya akan disampaikan dalam siding rapat paripurna yang wajib ditindaklanjuti oleh organisasi perangkat daerah (OPD) terkati dan diatensi oleh Walikota Serang dan Wakil Walikota Serang.
BACA JUGA: Berkonsep One Stop Service, RS Primaya Tangerang Hadirkan Poliklinik Eksekutif Transformasi
“Mudah-mudahan hasil reses pimpinan dan anggota dewan berdampak untuk masyarakat,” ucap dia.
Roni berharap kepada seluruh anggota Fraksi Partai Nasdem agar turun ke lapangan guna menyerap aspirasi masyarakat, perjuangkan dan kawal aspirasi tersebut agar bisa dilaksanakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Serang Fraksi Partai Nasdem dicintai dan disukai oleh masyarakat.
Menurut Budi, kegiatan reses masa persidangan kedua tahun 2025-2026 memasuki musim hujan, sehingga kemungkinan yang jadi fokus perhatian adalah mengenai drainase dan penanganan banjir.
“Ya kita tahu sendiri ini kan musim hujan. Ketika musim hujan debit air itu tinggi tentunya ada di sana sini permasalahan drainase yang harus jadi perhatian oleh pemerintah Kota Serang.
Kemudian permasalahan lain atau aspirasi yang lain tentunya akan didengar atau diserap oleh anggota DPRD ketika ketemu dengan masyarakat.
“Kita lihat aja nanti apa hasil aspirasi masyarakat yang disampaikan di reses masing-masing anggota DPRD tentunya per dapil saya yakin beda-beda,” tandasnya. ***















