BANTENRAYA.COM – Persatuan Artis Penyanyi Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI) memutuskan perayaan Hari Musik Nasional tahun 2026 akan digelar di Provinsi Banten, pada 9 Maret mendatang.
Rencananya, kegiatan perayaan Hari Musik Nasional tersebut digelar pada bulan Ramadan, dan sejumlah musisi nasional akan meramaikan kegiatan yang akan dipusatkan di Gedung Negara Provinsi Banten yang ada di Kota Serang.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PAPPRI Pusat Dwiki Darmawan mengatakan, akan ada sejumlah musisi nasional yang akan memeriahkan Hari Musik Nasional tahun 2026 ini.
BACA JUGA: Pemkot Cilegon Pastikan Stok Pangan Aman Selama Ramadan, Punya Beras Belasan Ribu Ton
Salah satu artis nasional yang akan hadir dan menghibur yaitu penyanyi Sulis, yang melejit lewat lagu “Umi” bersama dengan Hadad Alwi.
“Saya sudah kontak Sulis, dia akan hadir,” kata Dwiki Darmawan saat mengunjungi Gedung Negara Provinsi Banten, Rabu 11 Februari 2026.
Selain Sulis, ada juga lady rocker Indonesia, Ita Purnamasari, yang dahulu melejit lewat lagu Cintaku Padamu. Beberapa waktu ke belakang, Ita juga mengeluarkan single religi KepadaMu ya, Allah.
Selain Sulis dan Ita Purnamasari, akan hadir pula grup nasyid Snada yang populer lewat lagu Neo Shalawat.
Dwiki mengatakan, gelaran kegiatan musik Ramadan ini bertujuan untuk menghidupkan ekosistem kreatif musik yang ada di Provinsi Banten.
Kegiatan peringatan Hari Musik Nasional ini menurutnya akan ikut menghidupkan vendor-vendor yang mendukung ekosistem kreatif musik, mulai dari vendor tenda hingga sound system.
“Bila kegiatan ini sukses akan membuat ekonomi jadi bergerak. Kegiatan perdana dibuat secara kecil dahulu, setelah manajemen rapi baru kemudian dijadikan sebagai agenda rutin dan semakin besar,” ujarnya.
Selain itu, Dwiki juga menyarankan agar PAPPRI Banten menggelar festival musik yang rutin digelar setiap tahun. Hal itu dilakukan untuk memberi wadah bagi pemusik, sekaligus mencari dan mengasah bibit pemusik asal Banten.
“Nah Hari Musik Nasional ini juga kan bertepatan dengan hari lahirnya WR Supratman, di Kota Serang ini ada gak nama jalan WR Supratman. Kalau belum ada, bisa itu dilakukan peresmian nama salah satu jalan menjadi jalan WR Supratman,” jelasnya.














