BANTEN RAYA.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Serang mulai melakukan distribusi logistik Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada 2024 di enam kecamatan.
Pendistribusian logistik dilakukan secara bertahap, dengan memprioritaskan daerah yang cukup jauh seperti Kecamatan Puloampel dan Kecamatan Tirtayasa yang memiliki TPS yang terisolir.
Ketua KPU Kabupaten Serang Muhamad Nasehudin mengatakan, pendistribusian logistik langsung dikirimkan dari gudang logistik yang berlokasi di Desa Kaserangan Kecamatan Ciruas menuju tiap tiap Kecamatan.
“Hari ini kita melakukan pengiriman logistik ke tiap kecamatan. Intinya kita sudah sampaikan ke teman-teman sekretariat untuk melakukan pengecekan kembali,” ujarnya Senin (14/4).
Ia menjelaskan, terdapat berbagai jenis logistik PSU Pilkada 2024 yang mulai didistribusikan seperti surat suara, kotak suara, bilik suara, formulir c hasil, dan kebutuhan-kebutuhan lainnya.
Baca Juga: Pemkot Serang Gelar Halal Bihalal, Walikota Budi Rustandi : Kalau Bisa Cepat Jangan Dilama-lamain
“Setelah di cek kelengkapannya, kemudian kita lakukan perekatan, dan untuk pengamanannya kita sudah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk Pemda dan pihak Kecamatan,” katanya.
Naseh menuturkan,pada hari pertama pendistribusian logistik ini terdapat enam kecamatan yang menjadi tujuan seperti Kecamatan Tanara, Kecamatan Tirtayasa, Kecamatan Puloampel.
“Kemudian ada Kecamatan Bojonegara, Kecamatan Kopo, dan Kecamatan Baros. Jadi totalnya hari ini ada enam kecamatan, dan untuk lainnya kita lakukan secara bertahap,” jelasnya.
Ia mengungkapkan, telah menyiapkan empat armada untuk melakukan pendistribusian logistik PSU termasuk tim pengaman untuk memastikan logistik sampai dengan aman.
“Sudah kita koordinasikan dengan pihak keamanan dari Polres. Hari ini ada 4 armada, dan akan kita sediakan secukupnya dan sesuai dengan kebutuhan kita,” paparnya.
Sementara untuk pendistribusian ke dua pulau yang terisolir seperti Pulau Tunda di Kecamatan Tirtayasa, dan Pulau Panjang di Kecamatan Puloampel akan dilakukan pada tanggal 17 April nanti.
“Rencana kalau di Pulau Tunda dan Pulau Panjang tanggal 17 April. Pendistribusian dua wilayah ini dilakukan dengan cara menyeberangi lautan,” tuturnya. (***)


















