Kamis, 5 Maret 2026
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
Kamis, 5 Maret 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

Cipta Daya Saing Unggul

Banten Raya Oleh: Banten Raya
18 Oktober 2021 | 20:20
Perihal Ketenagakerjaan

Riswanda PhD. istimewa

Bagikan Ke WhatsAppBagikan Ke FacebookBagikan Ke TwitterBagikan Ke Telegram

Oleh: Riswanda PhD

Tagar menarik ‘Future Dosen, Jangan Jadi Dosen Kadaluarsa’ menggelitik disampaikan oleh Rumah Perubahan (2021) di sebuah jejaring sosial.

ADVERTISEMENT

Membarui kecakapan insan akademis di lingkungan pendidikan tinggi semestinya memang perlu hadir ke dalam sorotan kebijakan yang lebih kritis. Menukil frasa Rumah Perubahan, jangan sampai terjadi ‘skill dan masa depan di masa lalu yang terus dibawa. Sementara, dunia luar sana bergerak dengan skill masa depan yang dibawa ke hari ini’.

Pemikiran ini sebangun dengan cetak tebal ‘Perihal Ketenagakerjaan’ (Sorotan Riswanda 2021, Banten Raya, 15 September). Meskipun, kecermatan memintas era hyper-connected tidak kalah penting. Dialog insan berdaya saing unggul jangan sampai terjebak di pemahaman keinsafan dunia maya.

‘Keterampilan mutakhir justru lebih pada ukuran andal berpikir dibanding hanya sekedar melek digital’. Apa maksud dari kalimat terakhir? Terdapat sedikitnya dua bahasan tersangkut cipta daya saing unggul di ranah perguruan tinggi.

BACAJUGA:

Banjir Regulasi, Budaya Kotak Centang, lalu Gosip Kacang?

Banjir Regulasi, Budaya Kotak Centang, lalu Gosip Kacang?

8 Mei 2023 | 18:41
De-generasi Petani: Sorotan Sosial-Politik

Kembali membicarakan IKN

27 September 2022 | 17:41
De-generasi Petani: Sorotan Sosial-Politik

RUU PRT, Lalai Anasir Perlindungan Anak

14 September 2022 | 09:43
De-generasi Petani: Sorotan Sosial-Politik

Makna Emotif Penataan Kebijakan Sosial

20 Agustus 2022 | 15:49

Sorotan kebijakan prima dapat dimulai dari tinjauan perundangan tentang dosen. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen serta Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 37 Tahun 2009 tentang Dosen, cukup normatif menjabarkan bidang pekerjaan khusus profesi ini tersisip pelbagai prasyarat yang harus ditempuh untuk menjadi ilmuwan.

Menarik sebetulnya menyelami lebih lanjut penekanan kata ‘ilmuwan’ dan ‘prasyarat’. Lebih lagi jika kita merenungkan kembali makna ‘kemerdekaan belajar’ (Sorotan Riswanda, 2021, Banten Raya, 17 Agustus). Angkat topi untuk Menteri Kemdikbud-Ristek atas gebrakan MBKM melalui Permendikbud 3/ 2020.

Semoga saja regulasi ini ditafsirkan tepat oleh eksekutor kebijakan. Perenungan kritis sederhana, bukankah Professor, semestinya diambil dari kata ‘professional’ — spesialis / pakar / ilmuwan? Ruang prasyarat menggapai profesionalitas akademis tentu tepat berpijak ukuran penilaian cakap akademis, dan bukan condong pada ukuran lengkap administrasi.

Regulasi yang penuh sesak oleh ragam centang kelengkapan, dikhawatirkan hanya mengalihkan kesibukan mengkaji kebaruan berpikir melalui reka cipta terobosan pembelajaran. Sehingga kemudian tercipta pakar sertifikat dan pakar persyaratan, plus mungkin pakar lulus pelatihan bermenu A-Z.

Mengembalikan pemahaman kepakaran seorang ilmuwan pada sisi keilmuan itu sendiri tergolong terobosan. Sehingga istilah ‘scholar’ bisa lebih melekat pada profesi dosen, sejalan pengertian ‘a person who studies a subject in great detail, especially at a university’ atau ‘a person with great knowledge, usually of a particular subject’ (Cambridge Dictionary).

Pengalihbahasaan jargon ini dapat melecut ukuran penilaian cakap akademis, memintasi relung-relung kebaruan intelektual penelitian dan kebermanfaatan karya publikasi ilmiah. Barangkali, penciptaan ruang kerja di perihal ini lebih bernilai dan berkelanjutan di aspek penilaian dampak dibandingkan wacana mengimpor Rektor dan dosen asing ke Nusantara.

Salah satu contoh kesederhanaan realisasi sebuah terobosan baru bisa ditinjau dari bagaimana mengisi kesenjangan antara ruang kajian akademis dengan ruang literasi masyarakat di tema kebijakan publik. Paling sedikit, Sorotan Riswanda membuka ruang literasi kebijakan, turutan bagaimana membangun jembatan antara kajian riset ilmiah dan kenyataan aktual-faktual keseharian.

Cipta daya saing unggul di ranah perguruan tinggi bisa dimulai dari perubahan kultur pembelajaran. Membudayakan menulis bagi seluruh sivitas akademika merupakan titik pangkal memulai langkah aksi.

Tentunya, keluangan ruang-waktu, dukungan kemudahan dan kenyamanan dana menghasilkan karya yang sanggup tembus kancah ilmiah internasional, juga menentukan. Sedikitnya, menelurkan model yang terapannya serius terpakai di lingkup K/ L atau OPD — otomatis akan menjadi relevan di kelas mengayomi calon-calon insan berdaya saing unggul. Jangan sampai tercipta anekdot baru, yaitu spesialis ‘kehadiran di tempat’ dan ‘spesialis mengikuti rapat’.

Penulis adalah Associate Professor dan Akselerator Kebijakan

Editor: Administrator
Tags: Kebijakan Publik
Previous Post

Biodata Lengkap Jonatan Christie, Tunggal Putra Juara Thomas Cup 2020: Tinggi Badan, Agama, Pacar, Instagram

Next Post

Biodata Lengkap Anthony Sinisuka Ginting, Bagian Skuad Juara Thomas Cup: Usia, Tinggi Badan, Karier, Instagram

Related Posts

Banjir Regulasi, Budaya Kotak Centang, lalu Gosip Kacang?
Kampus

Banjir Regulasi, Budaya Kotak Centang, lalu Gosip Kacang?

8 Mei 2023 | 18:41
De-generasi Petani: Sorotan Sosial-Politik
Sorotan Riswanda

Kembali membicarakan IKN

27 September 2022 | 17:41
De-generasi Petani: Sorotan Sosial-Politik
Sorotan Riswanda

RUU PRT, Lalai Anasir Perlindungan Anak

14 September 2022 | 09:43
De-generasi Petani: Sorotan Sosial-Politik
Sorotan Riswanda

Makna Emotif Penataan Kebijakan Sosial

20 Agustus 2022 | 15:49
De-generasi Petani: Sorotan Sosial-Politik
Sorotan Riswanda

Melampaui Perbahasan Stunting

2 Agustus 2022 | 09:53
De-generasi Petani: Sorotan Sosial-Politik
Sorotan Riswanda

Hal Ihwal Desain Kesejahteraan Publik

20 Juli 2022 | 06:17
Load More

Popular

  • Walikota Serang Budi Rustandi meninjau kantor Dishub Kota Serang, Selasa 3 Maret 2026. (Harir Baldan/Bantenraya.com)

    Walikota Serang Budi Rustandi Kasih Jatah Rp4 Miliar di Perubahan untuk Direhab Kantor Dishub

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PPPK Paruh Waktu di Lebak Dipastikan Dapat THR, Pegawai : Bertahun-tahun Jadi Honorer Belum Pernah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Langsung Pasang! Kumpulan Link Twibbon HUT Kostrad 2026, Cocok Dibagikan ke Media Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PPPK Paruh Waktu Banten Mengeluh, SK Tak Bisa Dipakai Ajukan Pinjaman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dugaan Tindak Pidana Korupsi Reses DPRD Kota Cilegon Masuk Radar Kejari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Percepat Layanan di Bulan Suci Ramadhan: Kantah Kab. Serang Realisasikan Sertipikat PTSL 2026 di Minggu Pertama Bulan Maret

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Cilegon Pastikan APBD Aman untuk Berikan THR Seluruh ASN Hingga PPPK Paruh Waktu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Arti Kalimat ‘Nyawit Nih Orang’ yang Banyak Digunakan di Media Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Siap-Siap War Tiket! ⁠Ini Tata Cara Daftar Program Mudik Gratis Dari Aplikasi Cilegon Juare

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Guru PPPK Paruh Waktu di Cilegon Dipastikan Dapat THR

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Petugas Dapur SPPG Yayasan Sukaratu 6, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, memperlihatkan selembar surat cinta dari siswa yang terselip dalam ompreng MBG, Rabu 11 Februari 2026. (Dokumentasi Bantenraya.com)

Selipkan Pesan di Ompreng MBG, Peserta Didik di Pandeglang Request Menu: Minta Nasi Goreng hingga Ayam

12 Februari 2026 | 05:00
SMAN 1 Cimarga

Pengakuan Siswi SMAN 1 Cimarga yang Ikut Mogok Sekolah, Bukan Dukung Siswa Merokok tapi……

18 Oktober 2025 | 12:16
Pemprov Banten kembali membuka pendaftaran mudik gratis

Banyak yang Mengundurkan Diri, Pemprov Banten Buka Ulang Pendaftaran Mudik Gratis

24 Februari 2026 | 14:42
Kabupaten serang PT PWI

Sempat Produksi Sepatu di Kabupaten Serang, PT PWI 1 Bakal Bangkit Buka Usaha Baru di Cikande

2 Februari 2026 | 17:11

Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional, Bjb Backup Total Pembiayaan UMKM

Asooooy… Kepala Desa akan Diajak Studi Banding ke Korea dan China

Seluruh Ospek di Kampus Diputuskan Digelar Online, Termasuk di Banten

Mudik Resmi Dilarang, Efektif 24 April

beasiswa

Beasiswa Kominfo Dibuka April–Juli, Peluang S2 Dalam dan Luar Negeri untuk Profesional TIK

5 Maret 2026 | 23:48
murah

Bahan Pokok Dijual Murah, Warga Jiput Pandeglang Serbu GPM

5 Maret 2026 | 22:59
Vivo V70 FE

Vivo V70 FE Siap Bersaing, Spek Rasa Sultan dengan Harga Terjangkau

5 Maret 2026 | 22:45
honorer

Honorer Pemprov Banten Tagih Janji THR, Anggota Banyak yang Khawatir

5 Maret 2026 | 22:34

Tag

2022 Andra Soni ASN banjir Banten Beasiswa BRI Brigadir J BRI Super League Cilegon drakor drama Korea Harga Tiket Helldy Agustian Indonesia Jadwal jadwal tayang Kabupaten Lebak kabupaten serang Kota Cilegon Kota Serang Lebak link nonton link twibbon lowongan kerja Pandeglang Pemkot Cilegon pemkot serang Pemprov Banten pilkada Preman Pensiun 6 Preman Pensiun 7 profil provinsi banten Ramadhan Robinsar serang sinopsis spoiler spoiler sub indo Timnas Indonesia Twibbon UMKM viral
ADVERTISEMENT
Banten Raya

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda

Nomor ID Pers : 26666 | Status Pendataan : Terverifikasi Faktual | Sertifikat : 1393/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Digital Banten Raya
  • Ecommerce Banten Raya
  • Siding Banten Raya
  • Share Banten Raya

Ikuti Kami

  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda