BANTENRAYA.COM – Gerakan pangan murah yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang pada momentum Safari Ramadan di Kecamatan Jiput diserbu warga, Kamis (4/3). Jenis pangan yang diperjualbelikan berupa sembako dengan harga murah dibawah harga pasar.
Eneng, seorang warga Kecamatan Jiput mengaku, sengaja berbelanja kebutuhan dapur untuk kebutuhan puasa Ramadan. “Saya belanja minyak sama tomat untuk stok,” kata Eneng.
Dikatakannya, harga kebutuhan pokok yang dijual dalam gerakan pangan murah relatif lebih rendah dibandingkan harga di pasaran.
BACA JUGA: Spoiler Drakor Our Universe Episode 10 Sub Indo: Momen Canggung Tae Hyung dan Hyun Jin
“Harganya lumayan lebih murah, jadi bisa belanja lebih banyak buat kebutuhan puasa. Kalau harga pasar mah lebih mahal aja,” katanya.
Camat Jiput Ade Juliansyah menjelaskan, gerakan pangan murah merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Pertanian, BUMD Pandeglang Berkah Maju (PBM), dan Bulog.
“Yang dijual adalah sembako mulai dari beras, minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, bawang putih, bawang merah, cabai, telur hingga daging,” jelasnya.
Minyak Goreng, Daging, Gula Pasir Dijual Murah
BACA JUGA: Dewa United Hadapi Manila Digger FC di AFC Challenge League, Kans Klub Indonesia Berkibar
Menurut Ade, komoditas yang paling banyak diburu warga diantaranya minyak goreng, daging, dan gula pasir. Lantaran harganya murah dibawah harga pasar.
“Alhamdulillah masyarakat merasa sangat terbantu, apalagi saat Ramadan dan menjelang Idul Fitri. Harga yang kami tawarkan mengacu pada HET (Harga Eceran Tertinggi), bahkan ada yang dibawah harga pasar,” katanya.
Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani mengatakan, gerakan pangan murah merupakan upaya pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga, membantu meringankan beban masyarakat khususnya di bulan Ramadan hingga menjelang Idul Fitri.
BACA JUGA: Kuliner Jepang Hadir di Tadaima Suite Cilegon, Serasa di Negeri Sakura
“Kami ingin memastikan masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Ini bagian dari komitmen kami dalam menjaga daya beli masyarakat dan mengendalikan inflasi,” terangnya.
Kata Bupati Dewi, kegiatan tersebut menjadi langkah konkret Pemkab Pandeglang dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, dengan menghadirkan kebutuhan pokok langsung di tengah-tengah warga.
“Kami mengimbau warga untuk berbelanja sesuai kebutuhan, jangan berlebihan. Insyaallah stok aman dan pemerintah jajaran terkait terus memastikan ketersediaan bahan pokok,” pesannya. ***


















