BANTENRAYA.COM – Kolam Retensi 3 di kawasan KP3B, Curug, Kota Serang, mulai menjadi salah satu lokasi favorit warga untuk menghabiskan waktu ngabuburit selama bulan Ramadan.
Aktivitas menyusuri perairan kolam menggunakan perahu kano setiap sore menarik minat masyarakat dari berbagai kalangan.
Kegiatan yang digagas oleh relawan gabungan dari berbagai organisasi ini telah berlangsung selama beberapa hari sejak Ramadan dan terus dipadati warga.
Setiap menjelang waktu berbuka puasa, banyak masyarakat datang berbondong-bondong untuk mencoba pengalaman berbeda ngabuburit di kawasan pusat pemerintahan Provinsi Banten tersebut.
BACA JUGA: Spoiler Drakor Our Universe Episode 10 Sub Indo: Momen Canggung Tae Hyung dan Hyun Jin
Sebanyak 11 perahu kano disiapkan untuk melayani pengunjung, terdiri dari tipe single dan double.
Selain itu, dua perahu karet juga disediakan bagi warga yang ingin menikmati suasana danau retensi dari atas air.
Sejak sore hari, area sekitar kolam retensi terlihat ramai oleh warga, mulai dari anak-anak hingga keluarga yang antusias mengikuti kegiatan tersebut.
Salah satu pengunjung, Adi yang merupakan warga Cipocok mengaku senang dengan adanya aktivitas wisata air tersebut.
BACA JUGA: Beberapa Fasilitas Pelabuhan Merak Rusak Akibat Gelombang, Pembatas Hingga Bantalan Kapal Ajur
Menurutnya, kegiatan itu memberikan alternatif tempat untuk mengajak anaknya ngabuburit dengan pengalaman yang berbeda dari biasanya.
“Seru sih, biasanya kalau ngabuburit paling jalan-jalan atau cari takjil. Di sini bisa coba naik kano juga, jadi pengalaman baru,” ujar Adi, Kamis, (5/3/2026).
Kolam Retensi KP3B dapat Dikembangkan jadi Destinasi Wisata
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten, Eli Susiyanti, menilai kegiatan tersebut menunjukkan potensi besar Kolam Retensi 3 sebagai ruang publik yang dapat dikembangkan menjadi destinasi wisata air.
BACA JUGA: Isyana Sarasvati Dituding Join Sekte Usai Adanya Simbol Mata Satu, Sang Suami Pasang Badan
“Saya mengapresiasi komunitas relawan ini. Kolam Retensi 3 di KP3B sangat berpotensi untuk dijadikan kawasan wisata, khususnya wisata air,” ujar Eli.
Menurutnya, selama ini kawasan KP3B sudah dikenal sebagai tempat favorit masyarakat untuk berolahraga, terutama saat akhir pekan. Kehadiran aktivitas wisata air dinilai dapat menambah daya tarik kawasan tersebut.
“Setiap Sabtu dan Minggu, KP3B sudah menjadi arena olahraga favorit masyarakat. Jika Kolam Retensi 3 ini dikembangkan sebagai objek wisata air, masyarakat tidak hanya bisa jogging, tetapi juga berwisata air di lokasi yang sama,” katanya.
Ia menambahkan, kolaborasi antara pemerintah daerah dan komunitas menjadi langkah strategis untuk memaksimalkan pemanfaatan ruang terbuka publik tanpa mengesampingkan fungsi utama kolam retensi sebagai pengendali air.
“Jika Kolam Retensi 3 ini dikembangkan sebagai objek wisata air, masyarakat tidak hanya bisa jogging, tetapi juga berwisata air di lokasi yang sama,” jelas Eli. ***


















