Kamis, 12 Maret 2026
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
Kamis, 12 Maret 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

Pemuda Bersatu dan Bergerak: Menyalakan Api Perjuangan Sultan Ageng Tirtayasa

Administrator Oleh: Administrator
27 Oktober 2025 | 10:52
pemuda

Fauzan Dardiri soal Sumpah Pemuda danspirit Sultan Ageng Tirtayasa. (Dok. Pribadi)

Bagikan Ke WhatsAppBagikan Ke FacebookBagikan Ke TwitterBagikan Ke Telegram

BANTENRAYA.COM – 28 Oktober kembali diingatkan akan arti penting kebersamaan dan tekad juang para pemuda dalam sejarah Indonesia. Momentum Sumpah Pemuda bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan refleksi atas keberanian generasi muda pada 1928 meneguhkan diri dan berikrar satu nusa, satu bangsa, dan satu bahasa sebagai dasar persatuan.

28 Oktober 2025, ajakan untuk meneguhkan semangat “Pemuda Bergerak, Bersatu” semakin relevan. Di tengah situasi global yang kompleks dan tantangan nasional yang kian berlapis, nila-nilai persatuan menjadi kunci menghadapi dinamika zaman yang berubah cepat.

Dalam konteks ini, sosok Sultan Ageng Tirtayasa menjadi simbol penting yang menegaskan makna perjuangan dan kebersamaan. Sebagai raja besar Kesultanan Banten abad ke-17, ia bukan hanya pemimpin politik, tetapi juga pejuang sejati yang menempatkan persatuan dan kemandirian sebagai fondasi utama perjuangannya.

ADVERTISEMENT

Perlawanan Sultan Ageng Tirtayasa terhadap kolonialisme Belanda menjadi cerminan semangat pantang menyerah. Ia berjuang mempertahankan kedaulatan dan berupaya menegakkan keadilan dengan membangun sistem pemerintahan dan ekonomi berbasis kerja sama yang setara sebuah teladan yang tetap relevan bagi generasi muda masa kini.

Memerintah antara tahun 1651 hingga 1683, Sultan Ageng Tirtayasa menentang keras praktik monopoli dagang VOC yang menindas rakyat. Dalam memajukan Banten sebagai pusat perdagangan dan penyebaran Islam di Nusantara. Ia tidak hanya mengandalkan kekuatan militer, tetapi juga memperkuat sektor ekonomi, kebudayaan, serta hubungan diplomatik lintas bangsa.

Kebijakan membuka pelabuhan Banten bagi pedagang dari Inggris, Prancis, dan Denmark menjadikan wilayah itu sebagai simpul perdagangan internasional yang inklusif. Langkah ini menunjukkan visi kepemimpinan yang maju dan berpandangan global, meski pada akhirnya perjuangan itu dihadapkan pada pengkhianatan dari dalam istana sendiri.

Tragedi ketika Sultan Haji, putranya, bekerja sama dengan VOC hingga berujung pada penangkapan dan wafatnya Sultan Ageng Tirtayasa pada 1692 menjadi pelajaran berharga. Dari peristiwa itu, kita memahami betapa berbahayanya perpecahan internal yang dapat melemahkan perjuangan besar bangsa.

Menelaah perjalanan hidupnya, tersirat nilai-nilai kepemimpinan yang cerdas, berani, dan penuh visi. Sultan Ageng Tirtayasa dikenal tegas, namun tetap menghargai keberagaman dan perbedaan. Semangat inilah yang seharusnya dihidupkan oleh pemuda Indonesia dalam membangun negeri di era modern.
Pada masa kini, tantangan generasi muda tidak hanya berkutat pada isu sosial dan politik, tetapi juga ekonomi, teknologi, dan budaya. Pemuda dituntut hadir sebagai agen perubahan yang mampu memberikan solusi terhadap kemiskinan, ketimpangan sosial, serta persoalan lingkungan yang terus mengemuka.

Persatuan harus diwujudkan dalam tindakan konkret, bukan sekadar jargon. Kerja sama lintas organisasi, komunitas, dan daerah menjadi kekuatan untuk menutup celah disintegrasi yang sering dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu. Sikap inklusif dan terbuka terhadap perbedaan, pemuda dapat memperkokoh fondasi kebangsaan yang berkeadilan.

Teknologi menjadi medium baru bagi pemuda untuk menggerakkan perubahan. Melalui inovasi digital, mereka mampu melahirkan gagasan kreatif di bidang pendidikan, ekonomi digital, kesehatan, hingga advokasi sosial yang menjangkau lebih luas. Semangat keterbukaan Sultan Ageng Tirtayasa terhadap kerja sama lintas bangsa sejalan dengan semangat kolaborasi digital masa kini.

Memperingati Sumpah Pemuda ke-97 momentum meneguhkan kembali semangat kolektif membangun bangsa. Beragam tantangan struktural seperti kesenjangan ekonomi, ketidakstabilan politik, dan krisis sosial menuntut kehadiran pemuda yang aktif dan solutif di setiap lini kehidupan.

Seruan “Pemuda Bergerak, Bersatu” sejatinya merupakan panggilan untuk menyatukan potensi, menyamakan langkah, dan mengarahkan energi menuju perubahan yang nyata. Melalui pendidikan inklusif, pemberdayaan ekonomi, literasi digital, serta kesadaran lingkungan, pemuda dapat tampil sebagai pilar kokoh pembangunan nasional.

Meneladani Spirit Sultan Ageng Tirtayasa

Nilai perjuangan Sultan Ageng Tirtayasa dapat diterapkan oleh pemuda masa kini melalui beberapa langkah nyata. Yaitu, Pertama. kolaborasi antar organisasi dan komunitas; Langkah ini bertujuan agar tercipta gerakan bersama yang solid, terbuka, dan produktif.

Kedua. Inovasi berbasis teknologi; Memanfaatkan teknologi digital untuk mendorong pemerataan pendidikan, peningkatan kesejahteraan, dan pengembangan usaha sosial berkelanjutan. Ketiga. Menghormati Keberagaman; Menjadikan perbedaan sebagai kekuatan bangsa, serta mengedepankan nilai toleransi dan moderasi untuk menghindari perpecahan horizontal.

Keempat. Kepemimpinan yang berkarakter: Menumbuhkan pemimpin muda yang jujur, visioner, dan mengutamakan masyarakat umum di atas kepentingan pribadi. Kelima. Keteguhan Melawan Ketidakadilan; Menjadi barisan terdepan memperjuangkan kebenaran dan menolak segala bentuk korupsi yang merugikan masyarakat.

Kepemimpinan Sultan Ageng Tirtayasa membuktikan, kekuatan sejati tidak hanya terletak pada senjata, tetapi juga pada kecerdasan strategi, kesabaran, dan komitmen moral. Pemuda masa kini perlu meneladani keteguhan itu, memahami bahwa persatuan dan kerja sama adalah kunci dalam melewati masa-masa sulit.

BACAJUGA:

Android

Perkembangan Versi Android dan Keamanan Smartphone

20 Februari 2026 | 14:08
komputer

Pentingnya Belajar Komputer Sejak Dini untuk Menyiapkan Generasi Unggul di Era Digital

18 Februari 2026 | 13:29
wemos

Mikrokontroler Wemos dan Sensor Suhu DHT22 Sebagai Alat untuk Mengontrol dan Memonitoring Suhu Ruangan Berbasis Internet of Things

10 Februari 2026 | 06:30
sistem tertanam

Software dan Hardware pada Sistem Tertanam

10 Februari 2026 | 06:00

Menghidupkan kembali semangat “Pemuda Bergerak, Bersatu” merupakan langkah penting menuju visi Indonesia Emas 2045 cita-cita menjadi bangsa yang mandiri, makmur, dan berdaulat. Pemuda dituntut memiliki peran sebagai agen transformasi yang menjaga persatuan nasional sekaligus memajukan peradaban bangsa.

Dengan memadukan kearifan lokal warisan leluhur dan teknologi modern, akan lahir sinergi baru sehingga, dapat membawa Indonesia ke tingkat kemajuan yang lebih tinggi tanpa kehilangan jati diri.
Perjalanan bangsa yang panjang membuktikan bahwa semangat persatuan selalu menjadi kekuatan utama menghadapi perubahan zaman. Teladan Sultan Ageng Tirtayasa yang berani, bijaksana, dan setia pada kedaulatan rakyat harus menjadi sumber inspirasi abadi bagi generasi muda.

Penulis mengajak Sumpah Pemuda 2025 bukan sekadar peringatan, tetapi momentum kebangkitan untuk melangkah bersama, bekerja tanpa jeda, dan bersatu membangun Indonesia. Dengan semangat itu, generasi muda akan membuktikan tidak ada batas bagi mimpi besar bangsa ini untuk diwujudkan. ***

Oleh: Fauzan Dardiri, Penulis adalah Ketua DPD KNPI Kota Serang Periode 2025-2028

Editor: Burhanudin Raya Rambani
Tags: 28 oktoberSultan Ageng TirtayasaSumpah Pemuda
Previous Post

Rekomendasi Saham Senin 27 Oktober 2025, Ada ARTO hingga TPIA

Next Post

Rekomendasi Hotel Bintang 3 di Kota Serang, Harganya Rp200 Ribuan

Related Posts

Android
Opini

Perkembangan Versi Android dan Keamanan Smartphone

20 Februari 2026 | 14:08
komputer
Opini

Pentingnya Belajar Komputer Sejak Dini untuk Menyiapkan Generasi Unggul di Era Digital

18 Februari 2026 | 13:29
wemos
Opini

Mikrokontroler Wemos dan Sensor Suhu DHT22 Sebagai Alat untuk Mengontrol dan Memonitoring Suhu Ruangan Berbasis Internet of Things

10 Februari 2026 | 06:30
sistem tertanam
Opini

Software dan Hardware pada Sistem Tertanam

10 Februari 2026 | 06:00
konservasi pohon langka
Opini

FPLI Gandeng Lintas Generasi untuk Ikut Aksi Nyata Konservasi Pohon Langka di Gunung Tilu Kuningan Jawa Barat

2 Februari 2026 | 17:32
penyiaran
Opini

Menagih Kembali Revisi UU Penyiaran

27 Januari 2026 | 12:10
Load More

Popular

  • Kasus perselingkuhan suami Maissy

    Dituding Jadi Selingkuhan Suami Maissy, Ibu Cindy Rizap Tegas Sang Anak Kena Tipu Dokter Riky Febriansyah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan Bopeng-bopeng, Gubernur Banten Tagih Komitmen Pengelola Tol Tangerang-Merak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Angkanya Terus Meningkat, Pemprov Banten Dinilai Gagal Atasi Kemiskinan di Perkotaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Serang Gelontorkan Rp 45 Miliar untuk THR PNS, PPPK Penuh Waktu Hingga PPPK Paruh Waktu 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabupaten Serang Miliki Dua Jembatan Baru Hasil Kolaborasi dengan TNI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Link Twibbon Hari Perempuan Internasional 2026, Terbaru dan Paling Kekinian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Walikota Serang Budi Rustandi Instruksikan Seluruh OPD Beralih ke Transaksi Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Arti Kalimat ‘Nyawit Nih Orang’ yang Banyak Digunakan di Media Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tiga Bulan Anggaran Sekolah Gratis Belum Dibayar, Dindikbud Banten Dinilai Tidak Profesional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pergoki Pelecehan di KRL, Korban Langsung Nangis Histeris

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Petugas Dapur SPPG Yayasan Sukaratu 6, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, memperlihatkan selembar surat cinta dari siswa yang terselip dalam ompreng MBG, Rabu 11 Februari 2026. (Dokumentasi Bantenraya.com)

Selipkan Pesan di Ompreng MBG, Peserta Didik di Pandeglang Request Menu: Minta Nasi Goreng hingga Ayam

12 Februari 2026 | 05:00
SMAN 1 Cimarga

Pengakuan Siswi SMAN 1 Cimarga yang Ikut Mogok Sekolah, Bukan Dukung Siswa Merokok tapi……

18 Oktober 2025 | 12:16
Pemprov Banten kembali membuka pendaftaran mudik gratis

Banyak yang Mengundurkan Diri, Pemprov Banten Buka Ulang Pendaftaran Mudik Gratis

24 Februari 2026 | 14:42
Kabupaten serang PT PWI

Sempat Produksi Sepatu di Kabupaten Serang, PT PWI 1 Bakal Bangkit Buka Usaha Baru di Cikande

2 Februari 2026 | 17:11

Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional, Bjb Backup Total Pembiayaan UMKM

Asooooy… Kepala Desa akan Diajak Studi Banding ke Korea dan China

Seluruh Ospek di Kampus Diputuskan Digelar Online, Termasuk di Banten

Mudik Resmi Dilarang, Efektif 24 April

Suasana truk mulai memadati dermaga reguler di Pelabuhan Merak, Kamis 12 Maret 2026. (Uri/Banten Raya)

Truk Mulai Padati Dermaga Reguler Merak, Hindari Pembatasan Saat Masuk Mudik Lebaran

12 Maret 2026 | 09:14
Walikota Serang Budi Rustandi menyampaikan sambutan dalam acara high level meeting di Hotel Wisata Baru, Kota Serang, Selasa 10 Maret 2026. (Dokumentasi Prokopim Setda Kota Serang untuk Bantenraya.com)

Walikota Serang Budi Rustandi Instruksikan Seluruh OPD Beralih ke Transaksi Digital

12 Maret 2026 | 09:11
Capiton Foto Walikota Serang Budi Rustandi bersama ribuan PPPK Paruh Waktu usai melantik di Alun-alun Barat, Kota Serang, 23 Oktober 2025. Budi Rustandi telah menandatangani Perwal pencairan THR untuk ASN Pemkot Serang termasuk PPPK Paruh Waktu. (Harir Baldan/Bantenraya.com)

Pemkot Serang Gelontorkan Rp 45 Miliar untuk THR PNS, PPPK Penuh Waktu Hingga PPPK Paruh Waktu 

12 Maret 2026 | 09:06
Suasana Pelabuhan Bakauheni yang akan ramai dipadati pemudik menjelang Lebaran 2026. Dok: Lampung Eksis.

Arus Mudik Lebaran 2026, ASDP Prediksi 1,5 Juta Pemudik Akan Menyebrang ke Merak

12 Maret 2026 | 08:59

Tag

2022 Andra Soni ASN banjir Banten Beasiswa BRI Brigadir J BRI Super League Cilegon drakor drama Korea Harga Tiket Helldy Agustian Indonesia Jadwal jadwal tayang Kabupaten Lebak kabupaten serang Kota Cilegon Kota Serang Lebak link nonton link twibbon lowongan kerja Pandeglang Pemkot Cilegon pemkot serang Pemprov Banten pilkada Preman Pensiun 6 Preman Pensiun 7 profil provinsi banten Ramadhan Robinsar serang sinopsis spoiler spoiler sub indo Timnas Indonesia Twibbon UMKM viral
ADVERTISEMENT
Banten Raya

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda

Nomor ID Pers : 26666 | Status Pendataan : Terverifikasi Faktual | Sertifikat : 1393/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Digital Banten Raya
  • Ecommerce Banten Raya
  • Siding Banten Raya
  • Share Banten Raya

Ikuti Kami

  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda