BANTEN RAYA.COM – Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) hibah penyelenggaraan Pilkada Kabupaten Lebak tahun 2024 dari Anggaran Pembelanjaan Daerah (APBD) Lebak hampir mencapai Rp2 miliar. Sementara diketahui, anggaran yang dihibahkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak dalam penyelenggaraan Pilkada 2024 sendiri sekitar Rp50 miliar.
Asisten Daerah (Asda) I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Sekertariat Daerah (Setda) Kabupaten Lebak, Alkadri menyebut bahwa sisa anggaran tersebut harus segera dikembalikan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lebak ke kas daerah paling lama tiga bulan, terhitung setelah penetapan Bupati dan Wakil Bupati Lebak terpilih.
“Sementara ini dari laporan yang belum resmi ada sisa hibah penyelenggaraan Pilkada dari KPU sekitar Rp2 miliar. Kemudian anggaran yang tidak terpakai itu harus dikembalikan tiga bulan setelah penetapan bupati dan wakil bupati terpilih, sekitar bulan Maret mendatang,” kata Alkadri.
Sekretaris KPU Lebak, Rahmat Setiawan Tonidaya juga menuturkan hal yang sama. Kata dia, berdasarkan kesepakatan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD), jangan waktu pengembalian sisa anggaran Pilkada Lebak 2024 ialah sesuai dengan yang disampaikan Pemkab Lebak, yakni Maret 2025.
Sementara saat ini, KPU Lebak tengah melakukan penghitungan serapan anggaran termasuk SiLPA melalui aplikasi SAKTI. Berdasarkan penuturan Rahmat, hibah yang tersisa dari gelaran Pilkada Lebak 2024 ialah lebih dari Rp1 miliar.
“Kami masih melakukan input laporan keuangan itu melalui aplikasi SAKTI. Sejauh ini kira-kira ya lebih dari Rp1 miliar. Lebihnya berapa, nanti kita sampaikan lewat laporan setelah inputnya itu selesai,” kata Rahmat, Rabu (26/2/2025).
Kendati gelaran Pilkada secara substansial sudah usai, namun kata Rahmat pihaknya kemungkinan masih akan melakukan berbagai kegiatan berupa kunjungan-kunjungan. Kegiatan-kegiatan itu sendiri rencananya masih akan menggunakan hibah Pilkada yang saat ini tengah dilakukan penghitungan penyerapannya.
“Terkait SiLPA ya mungkin kalau berubah nominalnya hanya sedikit sekali. Walaupun Pilkada usai, kita masih ada undangan-undangan gitu, dan masih menggunakan anggaran hibah itu,” tandasnya. (***)



















