BANTENRAYA.COM – Kelompok 71 Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Bina Bangsa (Uniba), yang bertugas di Desa Binong, Kecamatan Pamarayan, menggelar penyuluhan bertema “Pencegahan Hoaks dan Bijak Bermedia Sosial”, di Aula Kantor Desa Binong.
Acara ini dihadiri oleh masyarakat, pemuda, anak-anak, serta perangkat desa.
Sekretaris Desa Binong Ali Musa dalam sambutannya menyampaikan, perkembangan teknologi informasi membawa kemudahan sekaligus tantangan.
Baca Juga: Pastikan Perizinan PLTS Waduk Krenceng Sesuai Ketentuan, Pemprov Banten Komitmen Dukung EBT
“Informasi sekarang bisa menyebar sangat cepat. Kalau kita tidak hati-hati, berita bohong atau hoaks dapat menimbulkan keresahan bahkan perpecahan,” ujarnya, kemarin.
Kegiatan ini dipandu oleh pemateri Daffa dan Fatur, yang menjelaskan pengertian hoaks, ciri-ciri berita bohong, serta cara memverifikasi informasi sebelum membagikannya.
Mereka juga membagikan tips bijak bermedia sosial, seperti mengutamakan sumber resmi, tidak terburu-buru membagikan informasi, dan menjaga etika berkomunikasi di dunia maya.
Baca Juga: Ke Padang Bukan untuk Rekreasi Melainkan Dewa United Incar Bisa Curi Poin dari Semen Padang
Sesi tanya jawab berlangsung interaktif, dimana para Ketua RT dan masyarakat mengajukan pertanyaan seputar kasus hoaks yang pernah mereka temui.
Acara semakin meriah dengan kuis berhadiah perlengkapan dapur untuk peserta yang berhasil menjawab pertanyaan dengan benar.
Ketua Kelompok 71 KKM Uniba M. Arif Hidayatullah berharap, kegiatan ini dapat meningkatkan literasi digital warga.
Baca Juga: Film Animasi Merah Putih One For All Propaganda Komunis? Ini Ciri-cirinya
“Kami ingin masyarakat Desa Binong mampu menjadi filter bagi dirinya sendiri dan lingkungannya, sehingga tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang menyesatkan, tuturnya.
Penyuluhan ini menjadi salah satu langkah nyata Desa Binong dan Kelompok 71 KKM Uniba dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman dan bebas dari pengaruh negatif hoaks. ***















