BANTENRAYA.COM – Pemerintah Kota atau Pemkot Serang bergerak cepat dan terukur dalam merespons bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah.
Sekadar diketahui, banjir melanda sejumlah wilayah Kota Serang usai diguyur hujan deras, Jumat 2 Januari 2026 sore sekitar pukul 17.00 WIB, sehingga mengakibatkan sungai, kali hingga drainase (saluran air) meluap, lantaran mengalami penyumbatan.
Imbas banjir ratusan warga terpaksa harus mengungsi di tempat yang aman di mushola, masjid, sekolah, hingga di sanak famili atau kerabatnya, lantaran banjir belum surut.
BACA JUGA: Ramadhan 2026 Mulai Tanggal Berapa? Cek Kalender Muhammadiyah dan SKB 3 Menteri
Mendapat informasi itu, Wakil Walikota Serang, Nur Agis Aulia langsung turun ke lokasi banjir.
Nur Agis meninjau langsung ke titik-titik terdampak banjir di wilayah Kecamatan Kasemen.
Ia menegaskan, penanganan banjir tidak hanya berfokus pada kondisi darurat, tetapi juga pada pemenuhan kebutuhan dasar warga serta penyelesaian akar masalah banjir.
BACA JUGA: Kapolda Banten Distribusikan Makanan dan Obat-Obatan untuk Korban Banjir Cilegon
Langkah pertama yang menjadi prioritas adalah memastikan kebutuhan pangan warga terdampak tetap terpenuhi.
Pemkot Serang melalui OPD terkait telah mendirikan dapur umum di sejumlah titik pengungsian dan wilayah terdampak banjir.
Dapur umum ini disiapkan agar warga tetap dapat mengakses makanan layak selama masa tanggap darurat.
“Tidak boleh ada warga yang kelaparan di tengah bencana. Dapur umum kami pastikan berjalan dan menjangkau warga terdampak,” tegas Agis, Sabtu 3 Januari 2026.
Langkah kedua, Pemkot Serang menjamin pelayanan kesehatan bagi warga terdampak banjir. Dinas Kesehatan bersama Puskesmas dikerahkan untuk melakukan pelayanan kesehatan dengan sistem jemput bola.
Tenaga medis turun langsung ke lokasi pengungsian dan titik-titik banjir guna memberikan pemeriksaan kesehatan, pengobatan, serta pencegahan penyakit pasca banjir.
















