Selain itu, ketersediaan obat-obatan dan layanan kesehatan dasar terus dipantau agar warga tidak mengalami kesulitan akses layanan medis.
Langkah ketiga, Pemkot Serang menekankan pentingnya penuntasan penyebab banjir khususnya sumbatan aliran air.
Pemkot Serang melakukan pembersihan drainase, normalisasi sungai, serta pengangkatan sampah dan material yang menghambat aliran air. Upaya ini dilakukan secara terpadu lintas OPD agar kejadian serupa tidak terus berulang.
“Penanganan darurat harus berjalan, tapi penyebab banjir juga wajib dituntaskan. Drainase, sungai, dan saluran air harus berfungsi optimal,” ujar Agis.
Dengan tiga langkah taktis tersebut, Pemkot Serang di bawah kepemimpinan Budi dan Agis berharap penanganan banjir dapat dilakukan secara komprehensif, mulai dari perlindungan warga, pelayanan dasar, hingga solusi jangka menengah untuk meminimalkan risiko banjir di masa mendatang. ***

















