BANTENRAYA.COM – KONI Tangerang Selatan didesak untuk segera mengumumkan cabang olahraga yang akan dipertandingkan di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten bulan November ini. Ini dikarenakan hingga kisaran 7 bulan menjelang berlangsungnya porprov belum ada kejelasan cabor apa saja yang akan dipertandingkan.
Ketua Harian KONI Tangerang Selatan Gatot Sukartono meminta waktu kepada seluruh KONI di Provinsi Banten dan pengurus untuk menetapkan cabang olahraga yang akan dipertandingkan. Kini timnya sedang menyusun cabang tersebut dan menunggu persetujuan dari pemerintah.
“Kami mohon maaf dan minta waktunya agar pengumuman cabang olahraga yang dipertandingkan segera kami umumkan. Paling lambat kami berharap tanggal 28 April cabang olahraga apa saja yang akan dipertandingkan kami rilis,” jelasnya.
Ia mengatakan sejauh ini berdasarkan paparan saat rapat kerja KONI Banten dari hasil verifikasi telah ada kisaran 58 cabang olahraga yang telah disusun namun dari jumlah tersebut belum ditentukan nantinya apa saja cabang olahraga yang akan dipertandingkan.
“Jumlahnya bisa bertambah atau bisa berkurang. Dari awal draf kami mengajukan kisaran 47 cabang namun pada verifikasi perkembangan di lapangan hingga 58 cabang. Kami masih menunggu keputusan dari ketua terkait hal ini,” tegasnya.
BACA JUGA : KONI Banten Lengkapi Pendaftaran Tuan Rumah PON 2032, Pendaftaran Dibuka Hingga 1 April
Dirinya juga akan mempersiapkan hal ini semaksimal mungkin agar Poprov Banten bisa berjalan tepat waktu dan tanpa kendala nantinya sehingga semua proses akan berjalan lancar hingga pelaksanaan porprov.
Sementara itu, perwakilan dari KONI Kota Tangerang Arsani mengatakan, diharapkan tuan rumah segera mengumukan sesuai janji mereka sebab waktu pelaksanaan Porprov Banten tinggal menyisakan 7 bulan lagi. Harusnya seperti Porprov sebelumnya cabang olahraga yang akan dipertandingkan minimal telah diumumkan satu tahun menjelang pelaksanaan Poprov.
“Jangan ditunda lagi karena ini sangat berpengaruh terhadap kesiapan kami untuk mengikuti porprov dan kabupaten serta kota lainnya. Jika molor lagi maka pelaksanaan porprov bisa bermasalah nantinya,” tegasnya.
Sementara itu Ketua KONI Banten Agus Rasyid dalam sambutannya saat rapat kerja mengatakan, kegiatan ini untuk menyusun program baik porprov atau nantinya mempersiapkan diri menghadapi PON NTB dan NTT tahun 2028 mendatang. Dengan rapat ini diharapkan tidak ada kendala saat porprov serta nantinya persiapan PON.
“Kami ingin berprestasi bahkan kalau bisa naik peringkat di peringkat 9 pada perhelatan PON NTB dan NTT dan tahun ini menjadi tahun krusial untuk merentas prestasi untuk ke depannya,” kata Agus Rasyid.
Sementara itu Wakil Ketua 2 KONI Pusat Suwarno mendukung porprov berkualitas agar prestasi Banten semakin bagus di kancah nasional. Banten harus mempersiapkan atlet terbaik karena tahun 2028 mendatang akan berlangsung PON NTB dan NTT jadi harus dipersiapkan se dini mungkin akan bisa berprestasi ke depannya.
“Banten salah satu provinsi yang terus menunjukkan prestasi di PON dan peringkatnya terus naik. Semoga ke depannya bisa bersaing dengan provinsi kuat lainnya seperti Jawa barat, DKI Jakarta, Jawa Timur, dan lainnya. Konsentrasi di cabor individual yang banyak menyediakan medali emas,” tegas dia. (***)

















