BANTENRAYA.COM — Wali murid di Yayasan Bina Insani Cahaya Abadi (YABICA) konsisten memberangkatkan guru untuk beribadah umrah sejak 2023 yang lalu.
Hal tersebut menunjukan kepedulian terhadap guru yang telah mendidik anaknya. Hingga tahun 2026, tercatat tiga orang guru Yayasan Bina Insani Cahaya Abadi telah diberangkatkan ke Tanah Suci.
Ketua Yayasan Bina Insani Cahaya Abadi Salim Assoba mengatakan, satu guru dijadwalkan berangkat untuk menjalankan ibadah umrah pada akhir Januari 2026.
BACA JUGA: Ramadhan 2026 Mulai Tanggal Berapa? Cek Kalender Muhammadiyah dan SKB 3 Menteri
“Program ini berlangsung dilandasi niat pribadi wali murid sebagai bentuk apresiasi terhadap dedikasi guru,” ujarnya, Minggu 4 Januari 2026.
Pihaknya mengapresiasi atas kepedulian wali murid tersebut dan menegaskan bahwa program umrah ini bukan bagian dari kebijakan institusi yayasa.
“Melainkan murni inisiatif pribadi wali murid. Kita hanya memfasilitasi proses administratif dan memastikan program berjalan sesuai ketentuan,” katanya.
BACA JUGA: Usai Kepergian Enzo Maresca, Chelsea Datang ke Etihad Stadium Bersama Pelatih Ini
Salah seorang guru penerima manfaat Mutmainnah mengaku bersyukur atas kesempatan beribadah ke Tanah Suci untuk beribadah umrah yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya.
“Ini bukan sekadar hadiah, tetapi penguat iman dan motivasi bagi kami untuk terus mengabdi dan mendidik dengan lebih baik,” ujarnya.
Ia berharap hal tersebut dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas bahwa kepedulian terhadap guru dapat diwujudkan melalui berbagai bentuk.
“Termasuk dukungan spiritual yang berdampak jangka panjang. Kami sangat berterimakasih ada yang masih peduli terhadap dedikasi guru,” katanya. ***

















