BANTEN RAYA – Kondisi Jembatan di Desa Blokang, Kecamatan Bandung sangat memprihatinkan dan membahayakan bagi pengguna jalan.
Pasalnya jembatan yang menjadi penghubung antara Kecamatan Bandung dan Kecamatan Cikande itu sudah satu tahun lebih mengalami kerusakan yang cukup parah.
Salah seorang warga Desa Blokang, Kecamatan Bandung Sarmah mengatakan, akibat kerusakan jembatan tersebut banyak warga yang menjadi korban dan terjatuh.
“Atu ngeluh soalnya takut, kalau enggak dijagain suka ada pengendara motor yang ngeguling. Sering ada korban karena kendaraan itu suka jalan cepat-cepat,” ujarnya, Selasa 10 Juni 2025.
Ia menjelaskan, jembatan tersebut juga sering kali menjadi titik kemacetan panjang saat pagi dan sore hari ketika waktu pergi dan pulang kerja.
Baca Juga: Akibat Pecah Ban, Sopir Losbak Terlempar Hingga Tewas di Tol Tangerang-Merak
“Belum lama ini orang bawa bayi jatuh di jembatan. Makannya bapak-bapak di situ jagain takutnya ada apa-apa, setiap masuk kerja dan pulang kerja pasti macet di jembatan ini,” jelasnya.
Sekretaris Desa Blokang, Kecamatan Cikande Dedi mengatakan, rencana pembangunan jembatan yang rusak parah tersebut sering kali menjadi pembahasan saat Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang).
“Rusak sudah lama dari tahu 2023, dan sudah sering menjadi pembahasan saat Musrenbang. Sekarang kondisinya semakin parah dan sudah banyak korban jatuh,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pembangunan tersebut sempat diajukan untuk di bangun oleh pihak kecamatan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Serang meski pembangunan belum juga terealisasi.
“Kata pak Camat sudah ngomong ke pak kais PUPRnya. Tapi saat ini belum ada tindakan padahal kebutuhannya sangat urgent, sering banyak yang berantem, karena kalau pagi pasti rebutan,” katanya. (***)


















