BANTENRAYA.COM – PT Indah Kiat Pulps And Papers atau IKPP memberdayakan masyarakat untuk mengelola sampah melalui bank sampah yang ada di tengah warga.
IKPP bermitra dengan enam unit bank sampah baik dari masyarakat dan lembaga sekolah, sehingga mampu menyuplai 200 ton sampah per hari.
Humas Indah kiat Pulp and Paper Dani Kusuma mengatakan, pihaknya juga memberikan kemudahan bagi pengelola sampah masyarakat dengan menyediakan kendaraan untuk mengangkut sampah yang dikumpulkan masyarakat.
“Kita memberikan kemudahan bagi masyarakat, jadi jika sampahnya sudah siap kita jemput dan angkut ke IKPP. Kita juga mengundang pengelola sampah ke IKPP untuk melihat langsung dan mengedukasi pengelolaan sampah,” ujarnya di Aston Hotel, Senin, 24 Maret 2025.
Baca Juga: Diizinkan WFA, Pegawai di Pemkab Serang Diminta Tetap Laporkan Pekerjaan
Ia menjelaskan, pihanya juga menjalin kerjasama dengan enam bank sampah untuk dijadikan mitra penyuplai sampah khususnya kertas yang akan diolah kembali di IKPP.
“Semuanya ada enam dan meraka bisa mengelola sampah sampai 200 ton perhari. Kemudian mereka juga bisa memutus rantai yang tadinya harus ketemu beberapa orang tapi setelah bekerja dengan kita mereka langsung bisa suplai,” katanya.
Dani menuturkan, Indah kiat Pulp and Paper bersedia menampung sampah yang dikelola melalui bank sampah dan mempermudah pembayarannya melalui koperasi Ekasari miliknya.
“Dengan memanfaatkan dana koperasi itu jadi bisa dibayarkan paling lambat dua sampai tiga hari. Jadi koperasi Ekasari yang ada di kita ini sangat membantu bank sampah, ini komitmen kita dari IKPP mempermudah para unit Bank Sampah dari proses pengangkutan sampai proses pembayarannya,” jelasnya.
Baca Juga: Pemprov Banten Komitmen Dorong Penyelesaian Status Honorer Menjadi PPPK
Sementara, CEO Bank sampah digital Desty Eka Putrisari mengatakan pihaknya sudah melakukan kerja sama dengan PT IKPP pada sejak tahun 2022 lalu dengan melibatkan 4.425 nasabah.
“Kami tidak mendapatkan pendanaan dari pemerintah, jadi ini murni lahir dari kegelisahan kami bersama teman-teman. Saat ini bank sampah kita terbagi di Serang Raya dan ada 41 unit di Kota Cilegon,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pihaknya tertarik melakukan kerjasama dengan PT Indah Kiat Pulp and Paper untuk menyuplai sampah lantaran semua fasilitas yang diberikan dapat menunjang kebutuhan bagi pengelolaan bank sampah.
“PT IKPP bisa mengcover semua yang dibutuhkan di kita, jadi dari mulai pengangkutan dan pembayaran sangat mudah. Kita juga diajak ke perusahaanny untuk belajar bareng jadi yang tadinya ada istilah yang tidak kita pahami sekarang menjadi paham,” katanya.***



















