BANTENRAYA.COM – Banyak yang belum tahu, ternyata pagar laut juga ada di Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang.
Kasus pagar laut memang saat ini tengah hangat diperbincangkan, karena mempersulit nelayan setempat bekerja.
Adanya pagar laut bermula di Kabupaten Tangerang, yang kemudian viral dan menjadi perbincangan masyarakat Indonesia.
Hingga akhirnya laporan tersebut sampai ke pusat, dan pemerintah langsung menindaklanjuti dan mencabut pagar-pagar dari bambu tersebut.
Pembongkaran besar-besaran dilakukan pada Rabu, 22 Januari 2025, dihadiri oleh KKP, DPR RI, TNI AL, dan pihak berwenang lainnya.
Bahkan kendaraan tempur milik TNI AL dikerahkan untuk ikut membongkar pagar laut tersebut.
Baca Juga: Link Nonton Check In Hanyang Episode 11 Sub Indo Full Movie serta Spoiler Bukan Bilibili
Walaupun heboh di Kabupaten Tangerang, ternyata di Kabupaten Serang juga ada pagar-pagar tersebut.
Hal tersebut dibenarkan oleh Koordinator Koalisi Rakyat Banten Utara Melawan (Karbala), Ahmad Muhajir.
Muhajir menjelaskan bahwa pagar laut di Desa Pedalaman, Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang tersebut sepanjang 3km.
Baca Juga: Penumpang KMP Athaya Tenggelam di Perairan Merak, Pencarian Oleh Tim SAR Beleum Membuahkan Hasil
Ia juga melanjutkan bahwa pagar tersebut sudah dibangun sejak 2023, tanpa melibatkan warga atau nelayan setempat.
Sedikit informasi, pagar-pagar yang ada di laut tersebut diduga untuk kepentingan pembangunan kawasan elit.
Sedangkan Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Tanara, Jayadi, mendorong supaya Pemerintah Kabupaten Serang segera meninjau lokasi pagar laut agar bisa ditangani dengan cepat.
Baca Juga: Semarak Imlek 2025, Berikut 5 Rekomendasi Lokasi Pertunjukan Barongsai di Tangerang
Beliau juga menyayangkan bahwa pagar-pagar dari bambu tersebut sudah banyak yang hancur, dan patoknya bahkan beresiko bagi perahu nelayan.
“Banyak patok-patok yang sudah patah, resikonya bisa membuat perahu bisa bocor, kedua nelayan dari muara pergi melaut itu jaraknya lebih panjang,” terangnya.
“Maka saya minta kepada pemerintah untuk segera meninjau lokasi,” pungkasnya.***


















