BANTENRAYA.COM – Pemerintah Kota atau Pemkot Cilegon mengajukan 20 ribu liter lebih kuota Minyakita kepada Bulog.
Nantinya 20 ribu liter Minyakita tersebut akan didistribusikan kepada Koperasi Kelurahan Merah Putih atau KKMP yang ada di Kota Cilegon.
Selain Minyakkita, Pemkot Cilegon juga mengajukan kuota beras dan gas LPG untuk kebutuhan KKMP.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Cilegon Dindin S Maulana mengungkapkan, pihaknya mengajukan sebanyak 40 kardus Minyakita per KKMP.
Isi per kardus tersebut yakni 12 liter untuk 43 kelurahan atau total kurang lebih 20 ribu liter.
“Kami mengajukannya adalah 40 kardus per KKMP untuk 43 KKMP. Di mana, nantinya itu diharapkan bisa dipenuhi,” katanya, Jumat 23 Januari 2026.
BACA JUGA: Pemerintah Provinsi Banten Sebut Produsen Menjual Minyakita di Bawah HET
Didin menjelaskan, untuk Kerjasama Bersama Perum Bulog, PT Selago dan PT PERTAMINA sendiri, pihaknya akan mendorong secepatnya.
“Sekarang draf kerja sama sedang di susun. Kalau permintaan dari Pak Plt Sekda itu pekan depan sudah bisa dilakukan penandatangannya,” ujarnya.
Sementara itu, Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cilegon Ahmad Aziz Setia Ade Putra menyatakan, dalam dua pekan ke depan atau secepatnya kerja sama akan ditandatangani Walikota Cilegon Robinsar dan beberapa perusahaan penyedia beras, minyak dan gas LPG.
“Jadi akan ada kuota yang diberikan kepada KKMP untuk Minyakita, beras dan juga gas LPG,” katanya.
Aziz menyampaikan, langkah tersebut selain untuk menyediakan bahan baku di KKMP juga mengamankan pasokan agar pengendalian inflasi juga berjalan.
BACA JUGA: Bursa Transfer Paruh Musim Super League, Persija Tarik Amunisi Baru
“Ini agar pengendalian infalasi juga bisa dilakukan. Artinya ada kuota yang diamankan pemerintah melalui kerjsama tersebut,” ujarnya.
Aziz mengatakan, secara teknis berapa kotanya nanti itu akan ditentukan selanjutnya.
“Terpenting mengamankan dulu ada kuota buat Kota Cilegon,” ucapnya.***


















