BANTENRAYA.COM – Dinas Perhubungan atau Dishub Banten menyiagakan 168 personel untuk mengawal arus mudik dan balik Lebaran 2026.
Ratusan petugas Dishub Banten tersebut akan ditempatkan di sejumlah titik strategis guna memastikan kelancaran lalu lintas, terutama di jalur menuju Pelabuhan Merak yang menjadi pintu utama penyeberangan ke Pulau Sumatera.
Kepala Dishub Banten Tri Nurtopo mengatakan, seluruh personel yang diterjunkan berasal dari Dishub Provinsi Banten, dinas perhubungan kabupaten/kota, serta Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ).
BACA JUGA: Atasi Banjir di Grand Sutera Kota Serang, Sungai Ciwaka Bakal Dibangun Tanggul
Mereka akan bertugas melakukan pengaturan lalu lintas serta pemantauan kondisi di lapangan selama periode mudik.
“Kita ada 168 orang. Kita gabung dari dinas kabupaten kota dengan BPTJ,” ujar Tri, Selasa 10 Maret 2026.
Menurutnya, penempatan personel tersebut merupakan bagian dari persiapan menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat menjelang Lebaran.
BACA JUGA: Walikota Serang Geram Bangunan Liar Berdiri di Sempadan Sungai Ciwaka, Normalisasi Jadi Tertunda
Saat ini, Dishub Banten juga mulai menyiapkan berbagai perlengkapan di lapangan agar seluruh fasilitas pengamanan mudik dapat berfungsi optimal.
“Untuk mudik kita sudah mulai persiapan ke lapangan, masang-masang perlengkapan yang di lapangan sudah mulai siap. Karena tanggal 13 itu akan ada kunjungan dari semua menteri, jadi kita sudah siap semua,” katanya.
Tri menuturkan, pihaknya telah memetakan 19 titik pengawasan yang akan menjadi fokus pengamanan arus lalu lintas selama masa mudik.
Titik-titik tersebut mencakup jalur utama menuju Pelabuhan Merak serta beberapa jalur alternatif menuju kawasan wisata.
Tri juga menjelaskan, pengawasan tidak hanya difokuskan pada arus kendaraan pemudik, tetapi juga pada jalur wisata yang biasanya mengalami peningkatan volume kendaraan saat libur Lebaran.
“Kita ada 19 titik, tapi ada mudik sama wisata. Jadi nanti beberapa orang yang selesai dari pengawasan arus mudik, kalau sudah sepi dipindahkan ke jalur wisata,” ujarnya.
















