BANTENRAYA.COM – Walikota dan Wakil Walikota Cilegon Helldy Agustian dan Sanuji Pentamarta kembali merealisasikan janji politiknya.
Program dana stimulan untuk Dewan Kemakmuran Masjid atau DKM saat ini telah diterima 84 DKM.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat pada Setda Kota Cilegon Rachmatullah mengatakan, program dana stimulan untuk DKM baru mulai tahun 2022.
“Per DKM yang mengajukan hibah melalui aplikasi ehibahbansosmandiri.cilegon.go.id,” kata pria yang akrab disapa Aya ini, Jumat, 12 Agustus 2022.
Baca Juga: Inilah Pernyataan Gus Samsudin Setelah Datangi Undangan Dokter Richard Lee
Dikatakan Aya, secara regulasi ada 84 yang menerima bantuan hiban Dana Stimulan DKM.
“Sebelumnya kalau hibah pengajuannya juga ke kita, tetapi tidak masuk visi dan misi kepala daerah. Penerimaanya juga tidak sama, hanya sesuai kebutuhan setelah kita survey,” ujarnya.
Aya menjelaskan, pada tahu ini, yang mengajukan sekitar 150 DKM. Namun, secara administratif yang diberikan persyaratannya lengkap ada 84 DKM.
“Kalau jumlah masjid di Kota Cilegon ada sekitar 400 masjid,” terangnya.
Baca Juga: PLN Gelar Konferensi Akademik Internasional Kembangkan Sektor Kelistrikan RI
Penerimaan hibah tersebut, kata Aya, setiap masjid menerima Rp 20 juta.
“Bagi yang tahun ini menerima, tahun depan tidak bisa menerima bantuan serupa. Harus ada jeda, berarti 2024 baru menerima lagi,” kata Aya.
Aya menjelaskan, DKM penerima bantuan Dana Stimulan yang menerima pada tahun 2022, melakukan pengajuan pada 2021 lalu. Sementara, yang mengajukan tahun 2022 akan menerima pada 2023 mendatang.
“Kalau penggunaan dana stimulan tersebut diserahkan masing-masing DKM, tetapi tegal harus membuat laporan pertanggungjawaban. Biasanya buat operasional, rehab fisik, maupun kegiataan keagamaan,” tuturnya.***



















