BANTENRAYA.COM – Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekratariat Daerah (Setda) Kota Cilegon pekan ini mengajukan pencairan honor guru madrasah ke Badan Pengelolan Keuangan Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Kota Cilegon. Dimana, anggaran yang diajukan mencapai Rp 9 miliar untuk honor guru mengaji.
Kepala Bagian (Kabag) Kesra Setda Kota Cilegon Rahmatullah menyatakan, pihaknya akan mengajukan kepada BPKPAD Kota Cilegon senilai Rp9 miliar untuk honor guru madrasah. Dimana, diharapkan akan cair pekan ini dan paling lambat pekan depan.
“Sudah kami ajukan. Nanti ada verifikasi dadi BPKPAD. Kami harapkan ini bisa cair secepatnya,” katanya, Senin (9/3).
Rahmatullah menyatakan, untuk honor sendiri ada kenaikan senilai Rp53 ribu untuk honor guru madrasah dan mengaji di Kota Cilegon.
“Ada kenaikan Rp53 ribu per orang. Dimana itu diharapkan bisa terus meningkat setiap tahunnya,” ujarnya.
Rahmatullah menyampaikan, 5.189 guru yang akan mendapatkan honor tersebut. Dimana, honor yang diterima itu akumulasi 3 bulan yakni Januari, Februari da Maret.
BACA JUGA : Honorer Pemprov Banten Tagih Janji THR, Anggota Banyak yang Khawatir
“Untuk 3 bulan pencairan guru madrasah. Angka penerima semakin turun dibandingkan tahun lalu, itu karena ada guru yang sudah PPPK. Itu nanti semua akan diverifikasi lagi,” jelasnya.
Sebelumnya, Walikota Cilegon Robinsar menegaskan, jika honor-honor akan cair sebelum lebaran. Dimana, diharapkan itu bisa direalisasikan.
“Guru madrasah dan honor lainya. Kami harapkan bisa cair sebelum lebaran. Semuanya sudah dihitung dan tinggal proses adminitrasi ditempuh,” pungkasnya. (***)
















