BANTENRAYA.COM – Pejabat Ketua Kamar Dagang dan Industri atau Kadin Kota Cilegon Ikhwan Mahmud memgajak mahasiswa untuk mandiri dalam ekonomi.
Kemandirian ekonomi tersebut menjadi penting agar mahasiswa berkontribusi dalam pembangunan, khususnya pertumbuhan ekonomi.
“Mahasiswa menjadi salah satu elemen penting dalam ekonomi. Terlebih lagi HMI (Himpunan Mahasiswa Islam). Dimana, kita tahu HMI oragnisasi besar dan kuat, mengakar dan banyak melahirkan tokoh nasional dan kita ini diskusi yang sangat membangun, bagaiman Kota cilegon ke depan dan bagaimana kondisi Cilegon saat ini. Kami mengajak mahasiswa untuk mandiri berekonomi,” katanya, Minggu, 8 Maret 2026..
Dalam diskusinya, Ikhwan menekankan, peran membangun ekonomi tidak hanya bisa dilakukan oleh para pengusaha saja, namun tentu sektor terkecil juga harus mampu mandiri secara ekonomi.
“Ada peran (mahasiswa) di sana, termasuk juga peran serta umat dalam hal ini HMI. Di mana, titik beratnya adalah membangun keadilan sosial dan ekonomi dalam perannya sebagai mahasiswa,” ujarnya.
Ketua Pelaksana Riung Kebangsaan HMI Cabang Cilegon Ahmad Zhilu Burhanudin menyatakan, nilai keberagamaan harus menjadi landasan fundamental dalam menyelesaikan masalah sosial dan kemiskinan.
BACA JUGA: Dinkes Kota Cilegon Instruksikan Puskesmas Jemput Bola Periksa Kesehatan Korban Banjir
Solusinya adalah membangun kemandirian ekonomi. Atas dasar itu, kader HMI sebagai bagian dari umat Muslim dunia memiliki tanggung jawab moral dan historis untuk ikut berperan aktif memperjuangkan terwujudnya keadilan sosial dan ekonomi.
“Sebagai kader HMI dan bagian dari umat Muslim dunia, kami menyadari memiliki tanggung jawab untuk turut berperan dalam memperjuangkan keadilan sosial dan keadilan ekonomi bagi seluruh masyarakat,” jelasnya.
Zhilu menambahkan, lewat kegiatan Riung Kebangsaan tersebut, pihaknya berharap dapat melahirkan gagasan serta komitmen bersama dari berbagai unsur masyarakat untuk memperkuat nilai persaudaraan, toleransi, dan keadilan dalam kehidupan berbangsa.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum lahirnya kolaborasi nyata antar elemen masyarakat dan umat beragama dalam memperkuat nilai keadilan serta persaudaraan,” pungkasnya.***















