BANTENRAYA.COM – Sebanyak 378 orang personel tenaga kesehatan (Nakes) dilibatkan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon untuk bersiaga pada mudik Lebaran 2026 nanti.
Salah satu posko terpadu yang disiapkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon yaitu Posko Pelayanan Kesehatan.
Setiap momen Lebaran atau Nataru, Pemkot Cilegon melalui Dinkes Cilegon bersiaga di Posko Pelayanan Kesehatan di titik tertentu.
BACA JUGA: 5 Ide Menu Bukber Ramadan yang Satset dan Tetap Bergizi
Adanya Posko Pelayanan Kesehatan tersebut, untuk dapat bersiaga dan membantu para pemudik jika terjadi pemudik yang mengalami sakit atau kecelakaan.
Terutama di Kota Cilegon ini menjadi wilayah yang ramai dikunjungi oleh para pemudik untuk menuju ke Pelabuhan Merak, dan Pelabuhan Pelindo Ciwandan.
Kabid Pemenuhan Upaya Kesehatan Masyarakat dan Upaya Kesehatan Perorangan pada Dinkes Kota Cilegon Febrinaldo mengatakan, pihaknya telah mempersiapkan personel dari tenaga kesehatan yang akan bertugas pada momen Lebaran 2026 nanti.
“Dinkes Cilegon sudah berkoordinasi dengan internal dengan Puskesmas juga untuk membuka Posko Pelayanan Kesehatan Lebaran,” katanya kepada Bantem Raya, Selasa 3 Maret 2026.
Dinkes Cilegon hanya akan menyediakan 3 Posko Pelayanan Kesehatan saja pada momen Lebaran Idul Fitri dikarenakan keterbatasan anggaran.
“Kami akan membuka 3 Posko Pelayanan Kesehatan di titik tertentu yang dapat menjangkau para pemudik,” ungkapnya.
3 Posko Pelayanan Kesehatan akan disediakan di Terminal Terpadu Merak (TTM) Cilegon, Lampu Merah Pondok Cilegon Indah (PCI), dan Jalan Lingkar Selatan (JLS) Ciwandan.
Di 3 Posko Pelayanan Kesehatan itu nantinya 1 shift akan bertugas sebanyak 3 orang terdiri dari 1 dokter, 1 perawat, dan 1 supir ambulance.
“Mobil ambulance akan standby 24 jam. untuk bersiaga mobilisasi rujukan jika tidak ada yang bisa dilayani di posko maka akan dirujukan,” jelasnya.
Posko Pelayanan Kesehatan akan mulai dibuka pada H-7 dan H+7 selama 14 hari, dan akan melibatkan sebanyak 378 orang Nakes yang bersiaga di 3 posko tersebut.
Para Nakes yang lainnya tidak hanya bersiaga di Posko Pelayanan Kesehatan saja, tetapi di siaga di setiap Puskesmas masing-masing.
“Semua Puskesmas se-Kota Cilegon juga akan standby karena UGD maupun persalinan sudah 24 jam,” terangnya.
Dengan adanya Posko Pelayanan Kesehatan di jalur mudik, ia berharap, dapat menangani dan membantu para pemudik yang membutuhkan pelayanan kesehatan.
Mengingat pada siaga Posko Pelayanan Kesehatan Lebaran tahun 2025 lalu, banyak sekali para pemudik yang tumbang dan menderita penyakit.
“Untuk Lebaran tahun 2025 lalu paling banyak menangani pemudik yang kena penyakit lambung, ISPA, dan hipertensi. Tahun 2026 ini kami juga tetap siaga untuk pemudik di 3 Posko Pelayanan Kesehatan,” pungkasnya. ***

















