BANTENRAYA.COM – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon meminta kepada seluruh puskesmas yang ada di Kota Cilegon untuk berkeliling melakukan pemeriksaan kondisi warga Cilegon pasca terjadinya banjir.
Untuk mengantisipasi terkena penyakit, Pemerintah Kota Cilegon melalui Dinas Kesehatan Cilegon melakukan jemput bola melakukan pemeriksaan kesehatan kepada warga Cilegon.
Terutama dalam waktu 2 hari ini, Kota Cilegon dilanda banjir hingga membuat beberapa warga mengungsi ke sanak saudara atau ke fasilitas umum.
Banjir membuat pemukiman warga hingga fasilitas kesehatan RSUD Cilegon terendam banjir, dan mengalami gangguan aliran listrik.
Kepala Dinkes Kota Cilegon Ratih Purnamasari mengatakan, pihaknya sejak Jumat 6 Maret 2026 kemarin telah menurunkan personel dari puskesmas setempat untuk melakukan pemeriksaan kepada warga di Lingkungan Cibeber.
Pada Minggu 8 Maret 2026 ini, pihaknya juga kembali menurunkan personel tim media di beberapa titik wilayah banjir.
“Kami dari hari Jumat 6 Maret itu dan hari ini Minggu 8 Maret dari puskesmas setempat sudah ada yang keliling cek kesehatan warga yang terdampak banjir,” katanya kepada Banten Raya, Minggu 8 Maret 2026.
Berdasarkan data Dinkes Cilegon, pihaknya menurunkan personel tim medis di beberapa titik banjir yaitu di Lingkungan Sambirata Cibeber, Lingkungan Karang Tengah.
Perumahan Metro Cilegon, Lingkungan Kranggot, Lingkungan Kruwuk, dan Lingkungan Kotasari.
“Mayoritas keluhan dari warga yang terdampak banjir itu nyeri sendi, maag, pusing, gatal-gatal, dan demam,” ujarnya.
Menurutnya, puskesmas keliling sangat diperlukan untuk dapat menjangkau warga pasca terdampak banjir.
Meskipun seluruh puskesmas di Kota Cilegon ini sudah standby 24 jam, tetapi dikarenakan sedang mengalami bencana maka diperlukan jemput bola ke lingkungan warga.
“Ini kan pasca banjir, jadi seluruh puskesmas harus siaga, datang juga ke lingkungan warga yang terdampak,” tuturnya.
Sampai besok Senin 9 Maret 2026, pihaknya akan tetap menginstruksikan tim medis untuk melakukan keliling ke lingkungan warga.
Dan untuk besok juga, pihaknya menambah tim medis untuk puskesmas keliling di wilayah Kecamatan Pulomerak.
BACA JUGA: Bojonegara dan Puloampel Diterjang Banjir, Warga Sebut Belum Ada Bantuan Pemerintah
“Besok juga kami akan buka pelayanan medis di 2 titik di Kecamatan Pulomerak yaitu di Lapangan Sudimampir, dan Balai Pertemuan Lingkungan Baru,” ungkapnya.
Ia berharap, dengan adanya puskesmas keliling tersebut dapat membantu cek kesehatan warga yang terdampak banjir.
Untuk warga Cilegon yang terdampak banjir, kata dia, tak perlu ragu untuk datang dan konsultasi keluhan dengan datang ke puskesmas terdekat.
“Pasca banjir ini bisa kit atasi, apabila masih ada warga yang mengalami keluhan penyakit dapat mendatangi puskesmas setempat karena tim medis kami selalu standby,” imbaunya.***
















