BANTENRAYA.COM – Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025 – 2029 ditenggat hingga Agustus mendatang.
Untuk sekarang pembahasan RPJMD sendiri masih dilakukan antara Pemerintah Kota Cilegon bersama dengan DPRD Kota Cilegon.
Dalam pembahasannya terungkap jika belanja pegawai pada RPJMD sampao 2029 yakni di 2025 sebesar Rp1.076.703.616.327, pada 2026 sebesar Rp1.009.521.872.513, pada 2027 sebesar Rp1.034.759.919.326 pada 2018 sebesar Rp1.060.628.917.309 dan pada 2029 sebesar Rp1.087.144.640.242.
Baca Juga: Tampang Oknum Dokter Residen FK Unpad yang Diduga Rudapaksa Keluarga Pasien Saat Ditangkap Polisi
Kepala Bidang Perencanaan Daerah dan Evaluasi (Rendalev) Bappedalitbang Kota Cilegon Tengku Herry Syahputra menjelaskan, saat ini RPJMD sudah dibahas bersama dengan DPRD Kota Cilegon, usai sebelumnya dilakukan konsultasi publik dan diharapkan bisa disahkan pada Agustus nanti.
“20 Agustus paling lambat (pengesahan-red),” katanya, Rabu (9/4).
Tengku menyatakan, Agustus tersebut acuannya adalah RPJMD harus rampung dalam 6 bulan usai Robinsar dilantik menjadi Walikota Cilegon.
Baca Juga: Pembayaran Gaji 13 ASN Cilegon Capai Rp68 Miliar, Anggaran Kelurahan Dipangkas Hingga Rp77 juta
“6 bulan sejak walikota di lantik,” singkatnya.
Sementara itu, salah satu pejabat yang enggan disebutkan namanya mengatakan, membenarkan adanya potensi belanja pegawai yang terus membesar.
“Semakin membesar berdasarkan proyeksi anggaran untuk belanja pegawai,” jelasnya.
Baca Juga: TAMAT! Buried Hearts Episode 15 dan 16 Sub Indo: Spoiler Disertai Link Nonton Full Movie
Untuk pendapatan di APBD sendiri yakni sendiri, ujarnya, pada 2025 yakni Rp2.192.576.630.096, naik pada 2026 sebesar Rp2.229.379.244.096, lalu 2027 sebesar Rp2.297.234.473.329, pafa 2028 sebesar Rp2.369.181.933.142 dan 2029 sebesar Rp2.452.669.733.413.
“Pendapatan terus diproyeksi naik sampai 2029 sebesar Rp2.452.669.733.413 atau tetap semakin naik dari 2025 yang hanya sebesar Rp2.192.576.630.096,” jelasnya.
Dalam kesemparan pemaparam RPJMD sendiri, Robinsar turut memperkenalkan visi pembangunan “Cilegon Juare” yang mengusung tiga nilai utama: Jujur, Amanah, dan Religius.
Baca Juga: Honda Banten Salurkan 100 Sak Semen untuk Lapangan Serbaguna SMP Islam Daarul Yaqiin
Ketiganya menjadi landasan moral dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, bertanggung jawab, dan menjunjung tinggi nilai-nilai keagamaan.
“Pemerintah Kota Cilegon akan hadir dengan kebijakan pro-rakyat, pelayanan publik yang terbuka dan partisipatif, serta mengedepankan transparansi dalam penyelenggaraan pemerintahan,” tuturnya.
Selain juga, lanjut Robinsar, mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan untuk bersama-sama menyusun RPJMD yang komprehensif, realistis, dan berorientasi pada hasil.
Baca Juga: Fajar Hadi Prabowo Blusukan ke Sekolah, Soroti Fasilitas yang Perlu Diperbaiki
“Melalui forum pembahasan ini, kami berharap lahirnya RPJMD yang mampu menjawab tantangan pembangunan dan mewujudkan Cilegon yang lebih maju, sejahtera, dan berkelanjutan,” pungkasnya. ***

















