BANTEN RAYA- Pemerintah Kota atau Pemkot Cilegon telah kembali membuka car free day atau CFD Cilegon yang berada di Jalan Yasin Beji, Komplek Perumahan Krakatau Steel, Kota Cilegon, Minggu pagi, 5 September 2021.
Di hari pertama dibuka kembali setelah 10 bulan tutup akibat pandemi Covid-19, CFD Cilegon terlihat mulai ramai. Bahkan perputaran uang di sana mencapai miliaran rupiah.
Pantauan Bantenraya.com di CFD Cilegon, pedagang mulai banyak yang menggelar dagangannya dan pembeli juga banyak yang mulai berdatangan.
Baca Juga: Kisah CFD Cilegon, Tak Diizinkan Lalu Diizinkan dan Sekarang Akhirnya Ditunda
Walikota Cilegon Helldy Agustian juga berkesempatan mengunjungi CFD didampingi Dandim 0623 Cilegon Letkol Inf Ageng Wahyu Romadhon.
Turut hadir juga Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Cilegon Syafrudin dan Kepala Dinas Satuan Polisi dan Pamong Praja (Satpol PP) Kota Cilegon Juhadi M Syukur.
Walikota Cilegon Helldy Agustian mengatakan, dibukanya CFD sebagai upaya pemulihan ekonomi kerakayatan di Kota Cilegon. Didukung dengan status Kota Cilegon yang merupakan zona kuning Covid-19.
“Kami berharap agar pemulihan ekonomi kerakyatan, para pedagang kecil bisa kembali berjualan,” kata Helldy ditemui di CFD.
Baca Juga: Pemkot Cilegon Diminta Tak Buat Klaster Baru Covid-19, CFD Didorong Jadi Pasar Digital
Helldy mengklaim, pada setiap penyelenggaran CFD yang berlangsung setiap Minggu mulai pukul 07.00 WIB hingga pukul 11.00 WIB, perputaran uang sekitar Rp1 miliar.
“Dalam waktu sekitar empat jam perputaran uang sekitar Rp1 miliar,” ungkapnya.
Kata Helldy, pedagang di CFD Cilegon mayoritas sudah divaksin Covid-19. Penerapan protokol kesehatan (prokes) sudah cukup baik.
“Semua pengunjung mengenakan masker dan dicek suhu tubuhnya. Prokes itu nomor satu. Dari sekitar 500 pedagang, 223 pedagang audah divaksin. Nanti akan kita vaksin lagi,” terangnya.
Baca Juga: Pemkot Cilegon Izinkan CFD Kembali Digelar Mulai Tanggal Ini
Di tempat yang sama, Kepala Disperindag Kota Cilegon Syafrudin menjelaskan, dari 500 pedagang yang terdaftar di CFD Cilegon. Saat ini, baru 150 pedagang yang diizinkan berjualan.
“Pedagang berjualan secara bergantian untuk menghindari kerumunan yang lebih banyak,” ungkapnya.
Ketua Himpunan Perguron Persilatan Banten (HPPB) selaku pengelola CFD Cilegon, Andri mengaku bersyukur atas dibukanya CFD.
Baca Juga: Alhamdulillah… Ranjang Pasien Covid-19 di RS Cilegon Sudah Banyak yang Kosong
CFD kali ini merupakan yang pertama digelar kembali setelah sekitar 10 bulan para pedagang libur berjualan.
“Dulu waktu awal Covid-19, April 2020 CFD ditutup. Kemudian, pada November 2020 dibuka kembali namun hanya satu bulan. Hari ini, kembali dibuka kami sangat bersyukur,” ucapnya.
Andri juga memastikan jika para pedagang dapat menerapkan prokes. Panitia CFD juga melakukan tahapan screening dengan pengecekan suhu tubuh. “Mudah-mudahan dengan dibukanya CFD, pemulihan ekonomi bagi masyarakat kecil bisa lebih cepat lagi,” harapnya. ***

















