BANTENRAYA.COM – Otoritas Jasa keuangan (OJK) total telah mencabut 5 bank sepanjang triwulan I tahun 2026.
Kebijakan OJK ini pun menambah banyak deretan bank di Indonesia yang akhirnya mengalami kebangkrutan.
Langkah tegas oJK ini dilakukan sejatinya sebagai upaya otoritas dalam menjalankan fungsi pengawasan, sekaligus memperkuat industri perbankan, serta menjaga kepercayaan masyarakat.
BACA JUGA: Atasi Banjir di Lingkungan Kroya Lama, Pemprov Banten Siap Bangun Jembatan
Bank pertama yang dicabut izinnya oleh OJK di 2026 ini adalah Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Suliki Gunung Mas berdasarkan Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK No.KEP-1/D.03/2026 tanggal 7 Januari 2026.
Keputusan itu diambil lantaran BPR Suliki Gunung Mas gagal memenuhi rasio modal minimum. Untuk diketahui, rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) BPR Suliki Gunung Mas kala itu kurang dari 12%.
Dibulan yang sama, BPR Prima Master Bank mendapat giliran dicabut izinnya lantaran statusnya tidak sehat dan pengurus serta pemegang saham tidak dapat melakukan penyehatan BPR tersebut.
BACA JUGA: Kesra Kota Cilegon Ajukan Pencairan Honor Guru Madrasah Rp 9 Miliar
Kebijakan itu sesuai dengan Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK NOMOR KEP-9/D.03/2026 tanggal 27 Januari 2026 tentang Pencabutan Izin Usaha PT Bank Perekonomian Rakyat Prima Master
Di Februari, BPR Bank Cirebon mengikuti jejak BPR sebelumnya dari daerah lain pada 9 Februari 2026.
Pencabutan izin ditetapkan melalui Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-12/D.03/2026 tertanggal 9 Februari 2026.
Jelang akhir Februari, tepatnya di 18 Februari 2026 izin BPR Kamadana dicaut berdasarkan Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK No. KEP-14/D.03/2026.
Terbaru, OJK telah menerbitkan Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-22/D.03/2026 tanggal 9 Maret 2026 tentang Pencabutan Izin Usaha PT Bank Perekonomian Rakyat Koperindo Jaya.
Mencabut izin usaha PT BPR Koperindo Jaya yang beralamat di Wisma Techking 2 Lantai G, Jalan AM Sangaji Nomor 24, Petojo Utara, Jakarta Pusat.
Daftar Bank yang Dicabut Izinnya oleh OJK di 2026
1. BPR Suliki Gunung Mas
2. BPR Prima Master Bank
3. BPR Bank Cirebon
4. BPR Kamadana
5. BPR Koperindo Jaya. ***


















