BANTENRAYA.COM – Momentum peringatan Hari Musik Nasional 2026 dimanfaatkan pemerintah untuk mendorong penguatan ekosistem musik nasional, mulai dari musik tradisi hingga kontemporer.
Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon menegaskan, musik memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat sekaligus menjadi bagian dari upaya memajukan kebudayaan Indonesia di tingkat dunia.
Hal itu disampaikan Fadli Zon saat menghadiri peringatan Hari Musik Nasional bersama Gubernur Banten dan jajaran Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu, dan Pemusik Republik Indonesia atau PAPPRI di Kota Serang, Banten.
BACA JUGA: Robinsar akan Perbaiki Mobil Warga yang Tertimpa Runtuhan Tembok Rumah Dinas Walikota Cilegon
Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan buka puasa bersama karena bertepatan dengan bulan suci Ramadan.
“Bersama Pak Gubernur Banten dan juga Ketua Umum PAPPRI dan seluruh jajaran dari PAPPRI kita memperingati Hari Musik Nasional 2026. Peringatan ini bertepatan dengan bulan suci Ramadan jadi sekalian buka puasa,” ujar Fadli.
Menurutnya, musik tidak bisa dipisahkan dari kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia.
Dia mengingatkan bahwa Hari Musik Nasional merupakan inisiatif PAPPRI yang mulai diperingati sejak 2013 dan terus menjadi momentum penting bagi perkembangan musik di tanah air.
“Musik adalah bagian kehidupan kita sehari-hari dan inisiasi Hari Musik Nasional ini diinisiasi oleh PAPPRI sejak 2013 dan setelah itu setiap tahun selalu diperingati,” katanya.
Hari Musik Nasional sendiri diperingati setiap 9 Maret, bertepatan dengan hari kelahiran Wage Rudolf Supratman, komponis yang menciptakan lagu kebangsaan Indonesia Raya.
Fadli menilai, peringatan ini menjadi tonggak penting untuk terus mengembangkan ekosistem musik nasional agar semakin kuat.
Pemerintah, kata dia, berkomitmen memfasilitasi perkembangan berbagai genre musik, baik tradisional maupun modern.
“Sekarang ini kita berharap dengan hadirnya kita ikut memfasilitasi mendorong musik tradisi hingga kontemporer bisa terus berkembang ekosistemnya menjadi semakin baik,” ungkapnya.
Politisi Partai Gerindra ini juga mendorong kolaborasi yang lebih luas antara seniman, komunitas musik, dan pemerintah di berbagai tingkatan agar perkembangan musik Indonesia semakin pesat.
“Kita berharap para seniman budayawan di bidang musik berkolaborasi dengan pemerintah pusat sampai dengan komunitas-komunitas, sanggar-sanggar dan lain-lain,” ujarnya.
Menurut Fadli, Indonesia memiliki potensi besar di industri musik. Hal itu terlihat dari semakin banyaknya musisi Tanah Air yang meraih prestasi, baik melalui ajang penghargaan nasional maupun kiprah di panggung internasional.
“Kita lihat dari pencapaian-pencapaian melalui Anugerah Musik Indonesia maupun kiprah para musisi kita semakin banyak juga di dunia internasional,” kata dia.
Fadli berharap musik dapat menjadi salah satu garda terdepan dalam mempromosikan kebudayaan nasional ke dunia.
Menurutnya, kemajuan musik Indonesia harus berjalan seiring dengan upaya memperkuat kebudayaan nasional di tengah peradaban global.
“Jadi kita harapkan prinsip ini menjadi salah satu frontliner yang terdepan untuk menjadi satu gelombang ke dunia,” katanya. ***

















