BANTENRAYA.COM -Kelompok 02 Kuliah Kerja Mahasiswa atau KKM Universitas Bina Bangsa atau Uniba, melaksanakan penyuluhan kesehatan dan pemberian nugget di Kelurahan Nyapah, Kota Serang.
Ahli Gizi Puskesmas Walantaka Risky Rinantika dalam sosialisasinya menyampaikan, stunting adalah keadaan kekurangan gizi kronis pada anak, sehingga terganggunya perkembangan otak, metabolisme tubuh dan pertumbuhan fisik.
Ia menjelaskan, umumnya stunting pada anak disebabkan oleh kuranya gizi, pengetahuan ibu yang kurang memadai, infeksi berulang atau kronis dan sanitasi yang buruk.
Maka dilakukannya sosialisasi ini untuk memeberikan informasi pada pihak yang hadir supaya dapat membantu pencegahan stunting pada anak, khususnya di Kelurahan Nyapah.
Baca Juga: Perpusnas RI dan DPK Provinsi Banten Turun Tangan Lestarikan Naskah Kuno
Di lokasi yang sama, Mohamad Ali, salah seorang Kelompok 02 KKM Uniba mengatakan, selain melakukan sosialisasi dengan melibatkan ahli gizi, Kelompok 02 KKM Uniba juga memberikan makanan kepad anak-anak yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Ia mengaku, kegiatan ini salah satu program kerja Kelompok 02 KKM Uniba untuk membantu Program Pemerintah Pusat dan Pemerintah Kota Serang, guna mendukung pencegahan stunting pada anak di Kelurahan Nyapah.
“Selain sosialisasi tentang stunting, kita juga memberikan nugget sehat yang dibuat oleh Kelompok 2 KKM Uniba,” ujarnya.
Adapun nugget tersebut terbuat dari sayuran bayam, brokoli, wortel, jagung, daging ayam, keju, roti tawar, 1 potong Nugget Ayam yang diolah mengandung kalori 35,13 kkal, protein 2,01 gram, Lemak 1,56 gram dan karbohidrat 3,17 gram.
Baca Juga: Polres Cilegon Amankan 4 Pelaku Curanmor, Hasil Curian Dijual Lewat Facebook dan Instagram
“Anak balita ditimbang dengan benar dahulu, baru diberikan penyuluhan dan pemberian nugget ayam mix vegetable. Mari cegah stunting dan kenali gejala stunting pada anak untuk melindungi penerus, dan mendukung generasi bangsa dan negara,” tegasnya.***















