BANTENRAYA.COM – Program Makan Bergizi Gratis atau MBG yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto ternyata memiliki dampak pada penyerapan tenaga kerja.
Di Provinsi Banten, saat ini setidaknya ada 20.000 orang yang bekerja di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG atau dapur MBG.
Kepala Regional Badan Gizi Nasional (BGN) Provinsi Banten, Ichsan Rizqiansyah, membenarkan bila program MBG berdampak positif pada pengurangan pengangguran di Banten.
Dia mengungkapkan, setiap SPPG setidaknya mempekerjakan kurang lebih 50 orang.
Sementara saat ini ada kurang lebih 400 SPPG yang sudah aktif di Provinsi Banten.
BACA JUGA: Dana MBG Belum Cair, Dua SPPG di Lebak Tutup
“Insya Allah SPPG yang aktif di Banten sekitar 400-an,” kata Ichsan, Minggu, 16 November 2025.
Ichsan mengungkapkan, bahwa setiap SPPG setidaknya memperkerjakan 47 relawan dan 2 staff yang terdiri dari akuntasi dan ahli gizi.
Selain itu, ada juga satu orang Kepala SPPG yang bertanggung jawab terhadap dapur tersebut.
“Mereka ada yang di bagian pemorsian, ada yang di bagian masak, ada di bagian packing, driver, dan sebagainya,” katanya.
Tidak hanya itu, MBG juga membuat peternak maupun petani di daerah hidup.
BACA JUGA: Puluhan Sekolah di Cilegon Tak Dapat MBG, Pengelola SPPG Ungkap Penyebabnya
Bahan makanan seperti sayur, daging, buah, hingga susu dibeli dari para peternak dan petani lokal.
“Sama yang memasok bahan-bahan makanan, sayur, susu dari sapi langsung kalau ada, daging, buah dan sebagainya dari para petani, peternak, dan lain-lain,” ujarnya.
Dengan adanya “lowongan pekerjaan” di program MBG ini, maka turut serta dalam mengurangi angka pengangguran di Provinsi Banten.***


















