BANTENRAYA.COM – Kecelakaan di masa mudik lebaran diklaim semakin turun.
Pada 2024 kecelakaan terjadi sebanyak 4 ribu kasus dan pada 2025 hanya sebanyak 3 ribu saja.
Kementerian Kesehatan berharap pada 2026 angkanya akan semakin turun. Atas dasar itu perhatian kesehatan kepada pemudik harus terus ditingkatkan.
“Karena kita tahu bahwa kecelakaan lalu lintas merupakan salah satu penyebab masalah kesehatan yang paling besar selama masa mudik. Oleh karena itu, berbagai langkah kami lakukan secara bersama-sama dengan tim terkait,” kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin saat menggelar rakor bersama Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo, Menko PMK Pratikno, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dan Menteri PPA Arifatul Choiri Fauzi di menggelar rakor dan di Dermaga Eksekutif Pelabuhan Merak, Jumat 13 Maret 2026.
Budi menjelaskan, langkah yang harus dilakukan yakni seluruh pengemudi kendaraan umum akan diberikan pemeriksaan kesehatan secara gratis.
“Program ini merupakan bagian dari program Bapak Presiden, yang bertujuan untuk memastikan bahwa para pengemudi berada dalam kondisi sehat saat mengendarai kendaraan selama proses mudik berlangsung,” jelasnya.
BACA JUGA : Lebaran H-9, Sebanyak 41.171 Orang Menyeberang Mudik ke Pulau Sumatera
Berikutnya, ujar Budi, ada penyediaan posko kesehatan di wlayah rawan kecelakaan. Dimana, fasilitas lengkap akan diberikan, sehingga jika ada emergency cepat dilakukan penanganan.
“Kedua, kami juga bekerja sama dengan Menteri Perhubungan untuk menyiapkan langkah antisipasi di daerah-daerah yang memiliki tingkat kecelakaan yang tinggi. Di wilayah-wilayah tersebut akan disediakan posko-posko kesehatan dengan fasilitas yang lebih lengkap, sehingga apabila terjadi sesuatu dapat segera ditangani dengan lebih cepat,” ujarnya. (***)


















