BANTENRAYA.COM – Total 36.633 siswa di Kota Cilegon sudah menerima Makan Bergizi Gratis atau MBG.
Jumlah penerima MBG berasal dari 185 sekolah yang terdiri dari SD dan SMP di Kota Cilegon.
Namun, para guru dan sekolah khawatir karena masih banyak dapur Umum MBG atau Satuan Layanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Diketahui, secara data di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon ada sebanyak 19 dapur umum MBG yang sudah berdiri di Kota Cilegon, rinciannya 18 dapur yang sudah beroperasi dan 1 dapur belum beroperasi.
Dari 18 dapur yang sudah beroperasi tersebut, 9 dinyatakan belum memenuhi syarat setelah dilakukan inspeksi Kesehatan lingkungan (IKL) dan pemeriksaan laboratorium ada, 4 memenuhi syarat dan 5 baru beroperasi dan akan segera dilakukan inspeksi nanti.
Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dindikbud) Kota Cilegon Suhanda menyatakan, khusus yang dibawah naungan Dindikbud Kota Cilegon yakni SD dan SMP sudah sebenyak 185 sekolah menerima dengan jumlah penerima sebanyak 36.633 siswa.
BACA JUGA: Hanya 4 Dapur Umum MBG di Kota Cilegon Yang Dinilai Memenuhi Syarat
“Ada 185 sekolah di Bawah naungan Dindikbud yah. Total ada 36.633 siswa,” ujarnya.
Soal adanya dapur umum MBG yang belum bersertifikasi atau izin dan hasil lab, Suhanda tidak menjawabnya.
Sementara itu, salah satu kepala sekolah SD di Kota Cilegon menyatakan, sekolah tidak berani melakukan penolakan program MBG meski tahu dapurnya belum melewati peizinan dan uji laboratoriu. Sebab, semuanya diharuskan menerima.
“Kami terpaksa menerima, sekolah bisa apa sekarang. Apalagi ini program pusat,” ucapnya.
Dirinya menegaskan, ada tetap khawatir dari pihak sekolah, sehingga sebelum dibagikan biasanya ada yang piket untuk mencicipi dan mengeceknya.
BACA JUGA: BGN Kabupaten Lebak Usul Warga Baduy Dapat MBG
“Pasti di cek. Yah khawatir tapi tadi itu sekolah bisa apa sekarang,” tegasnya.***


















