BANTENRAYA.COM – Pedagang di kawasan wisata Pantai Anyer dan Cinangka diwajibkan untuk melaporkan harga dagangannya untuk mencegah terjadinya getok harga.
Pernyataan itu disampaikan oleh Bupati serang Ratu Rachmatuzakiyah usai menggelar rapar Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) pada Rabu 11 Maret 2026.
Zakiyah mengatakan, Pemkab Serang sudah membuat Surat Edaran Nomor 500.13.2/4-SE.SEKDA/DISPORAPAR/2026 untuk mengatur kegiatan usaha di kawasan wisata Anyer dan Cinangka pada momen libur Lebaran.
BACA JUGA: Hadirkan Suasana Ramadan, BPRS CM Lakukan Khataman 30 Juz
“Kita sudah buat surat edaran untuk pengelola wisata supaya tidak melakukan getok harga,” ujarnya di Pendopo Bupati Serang.
Ia menjelaskan, pengelola wisata juga wajib mulai mengumumkan tarif masuk wisata supaya bisa dipantau dan dilakukan evaluasi.
“Maka tadi juga disampaikan untuk para pengelola wisatasegera menyampaikan tarif wisata masing-masing. Nanti kita akan evaluasi,” katanya.
Zakiyah menuturkan, apabila tarif terlalu mahal maka akan dievaluasi dan diturunkan supaya tidak merugikan pengunjung wisata Anyer-Cinangka.
“Kalau misalnya ketinggian berarti kita akan turunkan gitu. Jadi ini kita terus koordinasikan supaya para pengunjung tidak merasa dirugikan,” jelasnya.
Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Serang Anas Dwi Satya Prasadya mengatakan, surat edaran sudah dibuat dan disosialisasikan kepada pengelola wisata Anyer-Cinangka.
“Kami juga melakukan pembinaan terhadap para pengelola pantai terkait dengan persiapan pelaksanaan libur Lembaran,” ujarnya.
Ia menjelaskan, para pengelola wisata juga sudah diminta untuk mulai mengumumkan tarif masuk wisata maupun harga makanan supaya tidak ada yang melakukan getok harga.
“Yang penting transparansi dari pengolah hotel dan pengolah pantai supaya pengunjung sudah meelihat untuk harganya,” katanya.
Pihaknya akan memberikan teguran kepada pengelola wisata dan pelaku usaha di kawasan wisata Anyer-Cinangka apabila ada yang melakukan getok harga.
“Kami juga minta supaya harga-harga mulai dikumpulin dari sekarang karena harga ini akan mempengaruhi banget. kalau ada getok harga pasti kita berikan teguran atau efek jera,” jelasnya. (andika)***
















