BANTENRAYA.COM – Pemkab Pandeglang secara resmi membatalkan kerja sama sampah dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel).
Pembatalkan MoU pengelolaan sampah dipertegas melalui surat resmi yang dikirimkan Pemkab Pandeglang kepada Pemkot Tangsel.
“Berita acara pembatalan perjanjian kerja sama sampah antara Pandeglang dengan Tangsel dengan Nomor 100.2.2.4/336/PKS/Setda-LH/2025 sudah kami kirimkan,” kata Tubagus Nandar Suptandar, Kepala Diskomsantik Kabupaten Pandeglang, Senin 15 September 2025.
BACA JUGA: Kuasa Hukum PT MAS Bantah Stockpile Batu Bara di Toyomerto Tak Berizin
“Sekarang tinggal menunggu balasan dari Sekretaris Daerah Kota Tangsel,” katanya.
Nandar mengatakan, surat pembatalan kerja sama sampah dengan Pemkot Tangsel menindak lanjuti saran dari para ulama, dan masyarakat, sehingga menjadi pertimbangan Pemkab Pandeglang.
“Kerja sama sampah ini berpotensi menimbulkan inkondusifitas dan belum didukung kesiapan sarana, prasarana, serta tata kelola sampah di TPA (tempat pembuangan akhir) Bangkonol yang belum memadai,” terangnya.
BACA JUGA: Ada Posbankum, Warga Pandeglang di Pelosok Bisa Dapat Bantuan Hukum Gratis
Dengan adanya pembatalan kerja sama sampah, kata Nandar, Pemkab Pandeglang menyampaikan permohonan maaf kepada Pemkot Tangsel atas ke tidak nyamanan pengelolaan sampah.
Namun, Pemkab Pandeglang memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemkot Tangsel atas kerja sama yang telah terjalin.
“Harapan kami, meskipun kerja sama pengelolaan sampah ini dibatalkan, hubungan baik antar daerah tetap terjaga,” harapnya.
Pengelolaan Sampah Harus Inovatif
Sementara itu, warga Desa Bangkonol, Kecamatan Koroncong mendorong Pemkab Pandeglang untuk berinovasi dalam sistem pengolahan sampah ke Banyumas, Jawa Tengah.
Warga meminta Pemkab untuk bekerja sama dengan Banyumas dalam pengelolaan sampah di TPA Bangkonol.
“Kami tawarkan pemda belajar cara pengolahan sampah ke Banyumas, karena keadaan seperti ini pernah terjadi di Banyumas,” saran Ahmah Yani, warga Desa Bangkonol.
Dia berharap, pengolahan sampah di Banyuwangi bisa diterapkan di TPA Bangkonol. Dengan harapan sampah yang masuk ke TPA dikelola dengan baik.
“Kami berharap pemda memfokuskan upaya pengolahan sampah seperti di Banyuwangi,” ujarnya. ***
Truk pengangkut sampah saat beroperasi di TPA Bangkonol, Kecamatan Koroncong, belum lama ini.

















