Jumat, 6 Februari 2026
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
Jumat, 6 Februari 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

Pelayanan Publik Masih Buruk, Pengamat Sebut Pemberian Tukin ASN Banten Perlu Dievaluasi

Akhmad Raffi Oleh: Akhmad Raffi
8 September 2025 | 21:15
Penagamat Kebijakan Publik dari Populi Center, Usep Saepul Ahyar.

Penagamat Kebijakan Publik dari Populi Center, Usep Saepul Ahyar.

Bagikan Ke WhatsAppBagikan Ke FacebookBagikan Ke TwitterBagikan Ke Telegram

BANTENRAYA.COM – Evaluasi terhadap besaran tunjangan kinerja (tukin) aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menguat.

Hal itu menyusul setelah adanya desakan dari sejumlah fraksi di DPRD Banten yang mendorong agar efisiensi anggaran juga menyasar belanja pegawai, khususnya tukin ASN Banten yang dianggap terlalu besar.

Menanggapi polemik tersebut, seorang Pengamat Kebijakan Publik dari Populi Center, Usep Saeful Ahyar, menilai Pemprov Banten perlu untuk mengevaluasi jumlah dan pemberian tukin yang terlalu besar.

Baca Juga: Pesantren Ibnu Syam Cilegon Jajaki Kerjasama dengan Maqari Quraniyah di Madinatul Munawwarah

Sebab, kata dia, hal itu berisiko menurunkan kepercayaan publik, terutama jika jumlah tukin yang diterima oleh pejabat eksekutif tidak berbanding lurus dengan kinerjanya dan kondisi pelayanan publik yang ada.

“Kalau tukin besar tapi kinerjanya buruk, anggaran pembangunan untuk rakyat kecil, dan pendapatan masyarakat tidak meningkat, itu akan memicu penurunan kepercayaan publik,” kata Usep, Senin, (8/9/2025).

Ia mengungkapkan, besarnya jumlah tukin bagi ASN terutama pejabat di Pemprov Banten saat ini bahkan melebihi dari jumlah yang diterima ASN di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, kecuali DKI Jakarta. Namun, kualitas pelayanan publik di Banten masih jauh tertinggal.

BACAJUGA:

Menteri Wihaji saat berbincang dengan Kader dan masih menemukan SPPG membayar kader dibawah ketentuan. (Uri/Banten Raya)

Honor Kader Pengantar MBG di Cilegon Masih Dibawah Aturan, Harusnya Rp1.000 Tapi Dibayar Hanya Rp500

5 Februari 2026 | 21:39
budi rustandi

Budi Rustandi Berikan Bantuan dari Non APBD Bagi Korban Kebakaran

5 Februari 2026 | 21:35
Cilegon

Cafe Buna Indonesia Kota Cilegon Prioritaskan Pelayanan dan Kenyamanan Seperti di Rumah

5 Februari 2026 | 20:52
Cilegon

Kursi DPRD Cilegon Berpotensi Bertambah Jadi 45, Dapil Ciwandan-Citangkil Bakal Mekar

5 Februari 2026 | 20:47

Baca Juga: Piala Rektor 2025 UIN SMH Banten, Saatnya Jaring Bibit Atlet Unggul

“Lihat saja transportasi publik, tidak ada yang jelas. Pelayanan di birokrasi pun banyak dikeluhkan. Dengan kondisi seperti itu, juah tukin yang besar itu saya rasa perlu dievaluasi,” ujarnya.

Selain soal kualitas layanan, Usep juga menyoroti kesenjangan tukin antara pegawai dinas dengan guru. Menurutnya, guru justru memiliki beban kerja besar, tetapi mendapatkan tukin jauh lebih kecil.

“Nah, dinas ada yang sampai Rp24 juta, bahkan lebih dari 50 juta, sedangkan guru hanya sekitar Rp3 jutaan. Padahal beban guru berat dan kontribusinya besar. Itu tidak adil,” tegasnya.

Baca Juga: Menu MBG di Cibadak Diduga Basi, Komisi III DPRD Lebak Minta Dapur Dievaluasi

“Saya merasa Pemprov Banten perlu melakukan evaluasi dan reformasi terhadap besaran tukin bagi ASN. Dan, pemberiannya juga harus diberikan berdasarkan capaian kinerja. Kan awalnya tujuan daripada pemberian tukin itu ya agar membedakan pegawai yang kerja dan tidak kerja,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Banten, A Dimyati Natakusumah, menolak desakan DPRD untuk memangkas tukin ASN. Menurutnya, tunjangan kinerja penting untuk menjaga integritas birokrasi dan mencegah praktik korupsi.

“Kalau tukin itu kan memang sudah kinerja mereka. Nantinya kalau kurang, mereka akan cari-cari yang lain. Kalau dipotong, bisa jadi malah mereka cari jalan lain yang berisiko hukum. Jadi biar saja tukin, yang dipangkas itu kegiatan, misalnya FGD atau sosialisasi yang terlalu banyak,” kata Dimyati.

Baca Juga: Ada Temuan BPOM Soal Kehigienisan, Kepala SPPG Cigoong 1 Angkat Suara

Ia menegaskan, tukin layak dipertahankan karena ASN juga menghadapi beban hidup yang tinggi.

“ASN itu punya anak sekolah, punya kredit. Kalau dipotong, bisa macet semua. Tukin itu bagian dari bonus supaya mereka lebih berprestasi,” jelasnya.

Menurut Dimyati, efisiensi anggaran sebaiknya dilakukan pada kegiatan birokrasi, bukan tunjangan kinerja.

Baca Juga: Visual Cantik Hearts2Hearts Ramaikan Iklan Shopee 9.9 Super Shopping Day, Bikin Aurel hingga Raffi Ahmad Antusias!

“Kalau kegiatan boleh dipangkas, tapi kalau tunjangan kinerja birokrasi dipotong, menurut saya itu tidak ideal,” pungkasnya.

Sebelumnya, diketahui, Ketua DPRD Banten, Fahmi Hakim, memastikan bahwa isu pemotongan belanja pegawai, termasuk tukin, akan kembali menjadi bahan pembahasan dalam APBD 2026.

Badan Anggaran (Banggar) disebutnya akan menelaah secara serius komposisi belanja pegawai yang porsinya cukup besar dalam APBD.

Baca Juga: Klarifikasi SPPG Serdang Soal Dugaan Siswa SMPN 1 Kramatwatu yang Keracunan Menu MBG

“Karena kami juga sudah menghapuskan kegiatan Sosialisasi Perda (Sosper) sebesar Rp67 miliar,” ungkap Fahmi.

Sebagai informasi, DPRD Banten juga telah menghapus rencana program kunjungan daerah pemilihan (dapil) dalam perubahan APBD 2025, yang nilainya hampir sama dengan Sosper.

Dana efisiensi Rp67 miliar tersebut kemudian dialihkan untuk program-program masyarakat, seperti penguatan sekolah gratis Rp22,5 miliar, relokasi sepadan Sungai Cibanten Rp2,9 miliar, bantuan RTLH Rp5,9 miliar dan Rp5,1 miliar, serta penanaman jagung dan kelapa Rp4,3 miliar. ***

Editor: Dede Yusup
Tags: efisiensi anggaranevaluasipelayanan publiktukin ASN Banten
Previous Post

Program Zakiah Mulai Didatangi Warga Serang, Bantu Tangani Penipuan hingga Masalah Tanah

Next Post

Angka Perceraian di Banten Turun, Gugatan Istri Masih Mendominasi

Related Posts

Menteri Wihaji saat berbincang dengan Kader dan masih menemukan SPPG membayar kader dibawah ketentuan. (Uri/Banten Raya)
Daerah

Honor Kader Pengantar MBG di Cilegon Masih Dibawah Aturan, Harusnya Rp1.000 Tapi Dibayar Hanya Rp500

5 Februari 2026 | 21:39
budi rustandi
Daerah

Budi Rustandi Berikan Bantuan dari Non APBD Bagi Korban Kebakaran

5 Februari 2026 | 21:35
Cilegon
Daerah

Cafe Buna Indonesia Kota Cilegon Prioritaskan Pelayanan dan Kenyamanan Seperti di Rumah

5 Februari 2026 | 20:52
Cilegon
Daerah

Kursi DPRD Cilegon Berpotensi Bertambah Jadi 45, Dapil Ciwandan-Citangkil Bakal Mekar

5 Februari 2026 | 20:47
Kota Cilegon
Daerah

147 Unit Rutilahu Di Cilegon Siap Dibangun Tahap Awal 2026, Robinsar Targetkan 2.100 Unit Selama Periodenya

5 Februari 2026 | 20:41
mutasi
Daerah

8 Pejabat Eselon II Kota Cilegon Siap-siap Menyusul Dimutasi Gelombang II 

5 Februari 2026 | 20:36
Load More

Popular

  • eselon II Pemkot Cilegon

    Daftar 14 Pejabat Eselon II Pemkot Cilegon yang Dijamin Tak Kena Mutasi Gelombang I Besok

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tinggal Klik! 3 Link Twibbon Milad HMI ke-79 Tahun 2026, Desain Kekinian dan Gratis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lantik Pejabat Struktural dan Fungsional Bapperida, Sekda Kota Serang: ASN Kaum Hawa Kalau Sudah Bekerja Kebanyakan Ngobrol

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak Kecil yang Tertimpa Pembatas di Masjid Sudah Pulih, Sang Ibu Bantah Meninggal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Serang Gratiskan PBB-P2 dengan Nilai di Bawah Rp50.000

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sempat Produksi Sepatu di Kabupaten Serang, PT PWI 1 Bakal Bangkit Buka Usaha Baru di Cikande

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dilantik Walikota Cilegon Robinsar, Ini Nama 14 Pejabat Eselon II Terpilih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Selamat Milad HMI ke-79 Tahun 2026! Cek Sejarah dan Ucapan Penuh Makna di Sini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rotasi dan Mutasi Pejabat di Lebak Belum Jelas, ASN Mulai Resah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Beri Full Pelayanan, Pemkot Serang Siap Bentuk UPTD Royal Baroe

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trending
  • Comments
  • Latest
SMAN 1 Cimarga

Pengakuan Siswi SMAN 1 Cimarga yang Ikut Mogok Sekolah, Bukan Dukung Siswa Merokok tapi……

18 Oktober 2025 | 12:16
matahari cilegon

Gedung Eks Matahari Lama Cilegon Mulai Dibersihkan, Bakal Jadi Gedung UMKM

8 Januari 2026 | 18:36
Kabupaten serang PT PWI

Sempat Produksi Sepatu di Kabupaten Serang, PT PWI 1 Bakal Bangkit Buka Usaha Baru di Cikande

2 Februari 2026 | 17:11
Forum Honorer Kota Serang

Forum Honorer Serang Nilai Pelantikan 3.800 PPPK Paruh Waktu sebagai Pelecehan Martabat Pekerja

22 Oktober 2025 | 22:25

Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional, Bjb Backup Total Pembiayaan UMKM

Asooooy… Kepala Desa akan Diajak Studi Banding ke Korea dan China

Seluruh Ospek di Kampus Diputuskan Digelar Online, Termasuk di Banten

Mudik Resmi Dilarang, Efektif 24 April

Uniba

Tingkatkan Mutu Lulusan, Uniba Gelar Bimtek OBE

5 Februari 2026 | 22:06
Bukit Langgetua

Bukan AI! Sunset Indah di Bukit Langgetua Terekam oleh Seorang Wanita

5 Februari 2026 | 22:01
lula lahfah

Sebelum Meninggal, Lula Lahfah Sempat Curhat Tentang Reza Arap, Awkarin: Pasti Sedih Banget Ya

5 Februari 2026 | 21:48
Menteri Wihaji saat berbincang dengan Kader dan masih menemukan SPPG membayar kader dibawah ketentuan. (Uri/Banten Raya)

Honor Kader Pengantar MBG di Cilegon Masih Dibawah Aturan, Harusnya Rp1.000 Tapi Dibayar Hanya Rp500

5 Februari 2026 | 21:39

Tag

2022 Andra Soni ASN banjir Banten BRI Brigadir J BRI Super League Cilegon drakor drama Korea Film Harga Tiket Helldy Agustian Indonesia Jadwal jadwal tayang Kabupaten Lebak kabupaten serang Kota Cilegon Kota Serang Lebak link nonton link twibbon lowongan kerja Pandeglang Pemkot Cilegon pemkot serang Pemprov Banten pilkada Polisi Preman Pensiun 6 Preman Pensiun 7 profil provinsi banten Ramadhan Robinsar serang sinopsis spoiler sub indo Timnas Indonesia Twibbon UMKM viral
Banten Raya

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda

Nomor ID Pers : 26666 | Status Pendataan : Terverifikasi Faktual | Sertifikat : 1393/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Digital Banten Raya
  • Ecommerce Banten Raya
  • Siding Banten Raya
  • Share Banten Raya

Ikuti Kami

  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda