BANTENRAYA.COM – Pengumpulan zakat pegawai aparatur sipil negara atau ASN Pemkot Serang ke Badan Amil Zakat Nasional atau Baznas Kota Serang belum optimal.
Baznas diminta gencar lakukan sosialisasi tentang zakat kepada ASN agar taat dalam membayar zakat.
Terlebih target pengumpulan zakat, infak, dan shodaqoh bulan Ramadhan 1445 Hijriah atau 2024 mencapai Rp 4,5 miliar dan Rp 11 miliar selama satu periode.
Penjabat Walikota Serang Yedi Rahmat mengatakan, pengumpulan zakat fitrah dari pegawai aparatur sipil negara atau ASN dapat meningkat, karena sekarang ASN sudah ada aplikasi untuk membayar zakat.
“Jadi aplikasi itu akan mempermudah dalam beramal lewat zakat fitur online bekerja sama dengan Bank BJB mungkin kami pada prinsipnya pemerintah Kota sangat mendukung untuk peningkatan zakat ke depan,” ujar Yedi Rahmat, kepada Bantenraya.com, Minggu 31 Maret 2024.
Baca Juga: Harap untuk Diperhatikan ASN Dilarang Mudik Pakai Mobil Dinas, Begini Kata Helldy
Yedi Rahmat juga mendorong Baznas Kota Serang gencar sosialisasi zakat kepada ASN agar taat dalam berzakat.
“Kalau ada aplikasi mudah nggak usah ke ATM tinggal di handphone android. Kami akan mensosialisasikan ke depan dengan kawan-kawan Baznasz, agar penerimaan lebih meningkat dari tahun-tahun sebelumnya,” harap dia.
Wakil Ketua I Baznas Kota Serang Laode Asraruddin mengatakan, Baznas lembaga pengelola zakat yang dibentuk berdasarkan undang-undang. ASN diharuskan membayar zakat sesuai ketentuan syariah juga didasarkan keharusan institusional aparatur sipil Negara, sesuai Inpres Nomor 3 Tahun 2014.
Laode Asraruddin mengaku pihaknya ingin mengoptimalkan pengumpulan zakat dari kalangan ASN, sehingga ke depan bisa merambah zakat-zakat lainnya seperti perniagaan, pertanian, dan pengusaha.
“Kita ingin mengoptimalkan zakat ASN, karena kita punya target Rp 4,5 miliar di tahun ini. Bahkan sampai di akhir periode kita Rp 11 miliar,” jelas dia.
Laode Asraruddin menuturkan, momentum Ramadhan tahun ini para relawan direkrut untuk bisa melakukan pengumpulan zakat secara masif dan menyeluruh.
Baca Juga: 550.000 Wisatawan Ditarget Kunjungi Obyek Wisata di Kabupaten Serang
“Kita punya warga muslim Kota Serang ada 590 ribu. Ini potensi yang sangat besar untuk mendulang zakat,” tuturnya.
Menurut Laode Asraruddin pengumpulan zakat ASN Kota Serang belum optimal. Tercatat dari total 6.600 ASN Kota Serang, baru sekitar 2.100 ASN yang membayar zakat ke Baznas Kota Serang.
“Kalau saya hitung dari tahun 2023 itu ada Rp 2 miliar. Rp 2,6 miliar kalau dibagi 12 bulan, kemudian dibagi Rp 150 ribu hanya sekitar Rp 15.500. Tapi kalau dibagi Rp 100 ribu masing-masing dengan asumsi membayar Rp 100 ribu itu baru terkumpul yang membayar ASN itu 2.100. Sementara ASN 6.600,” ungkap Laode Asraruddin.
Laode Asraruddin menyebutkan, ketaatan ASN salah satu faktor pengumpulan zakat ASN belum optimal.
“Tadi saya sampaikan bahwa ketaatan ASN dalam membayar zakat masih kurang. Tinggal bagaimana evaluasi kita,” tuturnya.
Baca Juga: Mudik Gratis Ludes dalam 3 Jam, Helldy Diserbu Warga Karena Tak Kebagian Tiket
Laode Asraruddin meminta Pemkot Serang mengeluarkan surat edaran dan instruksi kepada seluruh ASN untuk membayar zakat langsung melalui payroll atau langsung potong gaji. “Seperti layaknya pajak,” tandasnya. (***)















