BANTENRAYA.COM- Harga minyak goreng kemasan di Pasar Induk Rau (PIR) dan minimarket di Kota Serang melonjak. Kenaikan harga minyak goreng kemasan itu mencapai Rp15 ribu sampai Rp16 ribu per liter. Semula harga minyak goreng kemasan itu hanya Rp11 ribu sampai Rp12 ribu per liter.
Penjual dan konsumen mengeluhkan kenaikan harga minyak goreng kemasan ini. Iyan, salah seorang pedagang sembilan bahan pokok (sembako) di PIR Kota Serang membenarkan bahwa harga komoditi minyak sayur kemasan ini mengalami kenaikan harganya.
“Berbagai merk minyak goreng harganya lagi pada mahal semua, Pak. Kenaikannya bertahap, lebih dari Rp1000 dan bervariatif. Waktu masih murah mah harga minyak sayur kemasan cuma Rp11 ibu sampai Rp12 ribu. Sekarang bisa mencapai Rp15 ribu sampai Rp16 ribu per liter. Yang dua liter harganya Rp 21 ribu sampai Rp23 ribu, sekarang jadi Rp32 ribu,” ujar Iyan kepada Banten Raya, Minggu 12 September 2021.
Baca Juga: Bikin Program Jumat Berbagi, Alibaba Bagi-bagi Nasi Bungkus
Iyan menyebutkan, kenaikan harga minyak sayur kemasan berbagai merk terjadi sejak lama. “Udah lama, cuma bulan-bulan ini lebih tinggi lagi kenaikannya,” ucap dia.
Iyan mengaku belum tahu secara pasti penyebab kenaikan harga minyak sayur kemasan tersebut.
“Kurang tau Pak, cuma memang agak susah nyari minyaknya,” katanya.
Hanya saja, kata dia, sejak harga minyak sayur kemasan merangkak naik, sangat berpengaruh terhadap pengeluaran permodalannya, karena harus membagi modalnya untuk belanja bahan pokok lainnya. Selain itu, Iyan pun kerap mendapat keluhan dari para pelanggannya.
Baca Juga: Paula Verhoeven akan Melahirkan, Baim Wong: Mohon Doanya Bosque
“Pengaruhnya iyah kalau pengen ngambil banyak butuh modalnya ya lebih banyak lagi. Begitu pun banyak keluhan dari pembeli kalau harga minyak terus melambung,” ungkap Iyan. ***


















