BANTENRAYA.COM – Pemerintah Kabupaten Serang telah memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 61 di lapangan Tennis Indoor Setda Kabupaten Serang.
Dalam peringatan tersebut Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mengingatkan kepada petugas kesehatan untuk bisa menjaga pelayanan supaya tetap maksimal di Kabupaten Serang.
Zakiyah mengatakan, Pemkab Serang berkomitmen untuk terus melakukan yang terbaik dalam rangka memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
“Saya rasa sampai dengan saat ini sudah lumayan baik. Namun kemarin mendengar ada beberapa UPT Puskesmas yang melakukan hal yang tidak kita inginkan, tapi itu sudah kita minimalisir,” ujarnya di lokasi, Selasa 18 November 2025.
Ia mengimbau kepada seluruh tenaga kesehatan di Kabupaten Serang supaya dapat membantu masyarakat dengan memberikan pelayanan yang terbaik dalam kondisi apapun dengan mendahulukan sisi kemanusiaan.
“Tidak lagi membicarakan masalah administrasi. Lakukan yang terbaik, ikhlas, dengan senyuman, kita di sini sebagai pelayan masyarakat dan digaji oleh masyarakat maka harus memberikan yang terbaik untuk masyarakat,” katanya.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Serang Rahmat Setiadi mengatakan, pihaknya juga telah melakukan pembinaan terhadap seluruh Kepala Puskesmas supaya bisa memberikan pelayanan terbaik terhadap masyarakat.
“Secara institusi saya langsung membina Kepala Puskesmas untuk melakukan service excellent supaya bisa melakukan pelayanan prima. Pelayanan terhadap masyarakat itu diutamakan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, ada beberapa penyakit yang berbahaya dan wajib diwaspadai oleh masyarakat karena sering terjadi dalam beberapa hari terakhir ini.
“Kalau lihat sekarang apa sekarang musimnya itu DBD. DBD itu penyakit yang selalu ada kan setiap tahun, Alhamdulillah itu bisa ditangani dan koordinasi dari kita Puskesmas dengan rumah sakit,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kasus DBD di Kabupaten Serang bisa mencapai tiga kasus perharinya sehingga pihaknya mengimbau untuk tetap waspada terhadap sebaran penyakit tersebut.
BACA JUGA : Kabupaten Serang Kolaborasi dengan Lanud Gorda Guna Tingkatkan pendapatan Asli Daerah
“DBD itu perharinya itu di rumah sakit itu bisa tiga sampai empat orang. Tapi itu hanya rujukan,” katanya. (***)















