BANTENRAYA.COM – Realisasi vaksinasi pedagang Pasar Kranggot, Kota Cilegon masih minim. Dari jumlah belasan ribu, baru 290 orang diantaranya yang menjalani vaksinasi.
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) Provinsi Banten Erick Rebiin mengungkapkan, jumlah pedagang Pasar Kranggot yang telah mendapat suntik vaksin baru mencapai 290 orang.
Padahal jumlah pedagang Pasar Kranggot sangat banyak mencapai belasan ribu untuk satu titik pasar saja.
Baca Juga: Tak Terawat, Lahan Milik DAMRI di Lebak Jadi Tempat ‘Parkir’ Gerobak PKL
“Ini juga saya bersama dinas kerja sama hanya baru 290 orang yang divaksin. Ini tentu masih sangat kurang,” katanya kepada wartawan dalam acara vaksinasi pedagang Pasar Kranggot, Jumat, 10 Sepetember 2021.
Erik menyampaikan, pihaknya berharap pemerintah bisa mendorong vaksinasi untuk para pedagang agar lebih masif lagi. Sebab, para pedagang pasar tradisional sangat rentan terpapar.
“Beda kalau pasar modern seperti mal itu ada syarat masuknya sudah vaksinasi. Kalau di sini (Pasar Baru Kranggot-red) bebas saja keluar masuk tanpa syarat. Jadi pasti sangat rentan terpapar,” ungkapnya.
Baca Juga: Masih Bingung Cara Mengurus Tilang Elektronik? Simak Nih Langkah-langkahnya
Secara data, papar Erik, jumlah valid semua pedagang tidak diketahui. Namun, pastinya ada puluhan ribu di Kota Cilegon.
“(Capaian vaksinasi pegadang) masih minim. Kami harap ini bisa jadi perhatian bersama. Kan jumlah kuota vaksin di Kota Cilegon juga banyak,” pungkasnya. ***

















