Sabtu, 14 Februari 2026
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
Sabtu, 14 Februari 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

Membicarakan Capacity Building

Administrator Oleh: Administrator
25 Desember 2021 | 19:00
De-generasi Petani: Sorotan Sosial-Politik

Riswanda PhD. Dokumentasi pribadi.

Bagikan Ke WhatsAppBagikan Ke FacebookBagikan Ke TwitterBagikan Ke Telegram

 

Oleh: Riswanda PhD

 

Upaya-upaya membangun kapasitas biasanya dikaitkan dengan peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalan rangka mencapai tujuan tertentu. 

 

Ukuran pencapaian luaran, katakanlah suatu program capacity building, tentu beragam tergantung dari tujuan atau sasaran kelembagaan.

 

 Peningkatan kapasitas pembuat(an) kebijakan publik menjadi isu sentral belakangan ini. 

 

Kenapa bisa dikatakan seperti itu? Menarik sebetulnya jika saja Kita menyempatkan waktu membaca lembaran Pusat Penelitian Sekretariat Jenderal dan Badan Keahlian DPR RI (2020) perihal ‘Kebijakan Berbasis Bukti (Evidence-Based Policy) untuk Legislasi DPR RI dan Daya Saing Bangsa’. 

 

Kumpulan makalah seminar yang telah dibukukan setebal 297 halaman ini menekankan pentingnya kualitas pembuatan regulasi kebijakan.  

 

Bagian Kata Pengantar bahkan mengutip ‘Keluhan Presiden Joko Widodo yang disampaikan dalam Pidato Pelantikan di hadapan anggota MPR RI pada tanggal 20 Oktober 2019 terhadap puluhan produk legislasi yang menghambat penciptaan lapangan kerja dan pengembangan UMKM’. 

 

Mengekor, LAN (2021) menerbitkan ‘Indeks Kualitas Kebijakan (IKK) sebagai Instrumen Penilaian Reformasi Birokrasi’. Peraturan Menteri PAN dan RB Nomor 25 Tahun 2020 tentang Road Map Reformasi Birokrasi 2020-2024, mengaitkan IKK dengan Indeks Reformasi Birokrasi. Langkah meyakinkan yang layak mendapat aplaus. Meskipun, terdapat beberapa aksen yang perlu digarisbawahi.  

 

 

Keputusan kebijakan bermuara pada proses penetapan keputusan itu sendiri. Basis data bisa dikatakan krusial. 

 

Era ‘massive data’ saat ini menempatkan pengambil keputusan kebijakan pada posisi dimana pembenaran regulasi yang diambil sebagai pengentas masalah tersedia di pangkalan data. 

 

Sikap lapang dada antar kelembagaan mengait soal keterbukaan akses data publik dalam hal ini, merupakan syarat sukses keputusan berbasis data.   

 

Kompleksitas keputusan yang harus dihasilkan, biasanya berupa respon dan solusi kebijakan publik, ikut menentukan seberapa jauh kebutuhan basis data diperlukan. Pemahaman jenis data pasti bukan hanya sekadar olah angka untuk pembenaran telah berkinerja. 

 

Belum tentu semua aspek dapat terwakili oleh kuantifikasi angka. Jika hanya digunakan sebagai kesan intelektual dan pintar berhitung, maka cenderung menghasilkan kebijakan pukul rata dan tepuk tangan.  

 

Kompleksitas persoalan di Nusantara malah acapkali menyiratkan kebutuhan pendalaman masalah. Persepsi lurus terhadap apa yang sebetulnya terjadi (fakta) dan apa yang seharusnya terjadi (nilai) jangan sampai bercampur baur. 

 

Derajat sebaran dampak dari masalah publik dimana pusaran keputusan dibuat turut menekankan kembali pentingnya capacity building. Utamanya saat perencanaan strategis dibutuhkan sebagai dasar langkah aksi pemerintah. Penting dipastikan sebarapa jauh kapasitas penyusunan kebijakan berbasis pada riset di lingkup pemerintahan daerah. 

 

Misalnya, seberapa sering frekuensi seorang pemutus kebijakan pada instansi publik di daerah menggunakan artikel jurnal dan buku yang diterbitkan oleh akademisi untuk memahami kebijakan dan program di bidang kerja mereka. 

 

Karena jangan-jangan, berkonsultasi dengan rekan kerja tentang sumber laporan atau artikel yang relevan menggunakan mesin pencarian di website (seperti Google) menjadi pilihan istimewa. Jika ini yang terjadi, maka dikhawatirkan kelakar “ATM” (Adopsi Modifikasi Tiru) melahirkan banyolan kebijakan, dan bukan kualitas kebijakan.  

 

Pengambilan keputusan berbasis riset telah beralih dari kebutuhan menjadi kewajiban.  Lebih lagi jika beban keputusan tersebut berada di tangan kepala daerah, dari mulai tingkat kelurahan sampai dengan level provinsi. 

 

Basis riset kini jelas dibutuhkan menimbang aspek ketepatan, kecepatan, kemudahan, serta kebermanfaatan sebuah antisipasi-solusi kebijakan. Modal dasar basis pendataan pastinya menjadi pekerjaan rumah berikut. 

 

Belum termasuk memastikan kecocokan instrumen penggalangan data. Disinilah mungkin posisi capacity building mulai menentukan kecakapan figur kepala daerah, atau ketangkasan badan legislasi menghasilkan regulasi. 

 

BACAJUGA:

Banjir Regulasi, Budaya Kotak Centang, lalu Gosip Kacang?

Banjir Regulasi, Budaya Kotak Centang, lalu Gosip Kacang?

8 Mei 2023 | 18:41
De-generasi Petani: Sorotan Sosial-Politik

Kembali membicarakan IKN

27 September 2022 | 17:41
De-generasi Petani: Sorotan Sosial-Politik

RUU PRT, Lalai Anasir Perlindungan Anak

14 September 2022 | 09:43
De-generasi Petani: Sorotan Sosial-Politik

Makna Emotif Penataan Kebijakan Sosial

20 Agustus 2022 | 15:49

Turunan capacity building bisa jadi amat beragam. Meskipun, aktivasi konsep tersebut dapat diterapkan pada upaya-upaya membangun fondasi dasar ruang tempat, dan rentang sumber daya manusia dimana pengembangan kapasitas ingin ditargetkan. Jelasnya, capacity building tidak cukup terwakili dengan acara-acara outbound, rafting, nasi dus dan kotakan snack, ditambah menyewa villa plus mengundang motivator, lanjut mendengarkan petuah berjam-jam tentang bagaimana membangun kapasitas pembuatan kebijakan. 

 

Menghebatkan kapasitas pembuatan kebijakan berbasis pada riset adalah program pendampingan pakar yang terukur, berkala, berkelanjutan, dimana desain dan penerapan dari program itu sendiri berbasis riset— ‘Policy capacity coaching centre’ (Widianingsih, Riswanda, Patmasari, 2018). ***

Editor: Administrator
Tags: analisisCapacity Buildingkelembagaan
Previous Post

Prediksi Timnas Indonesia Vs Singapura di Leg 2 Piala AFF 2020, Netizen: 2-0 untuk Timnas

Next Post

Mengingat Kembali Saat Maria Ozawa Dukung Timnas Indonesia

Related Posts

Banjir Regulasi, Budaya Kotak Centang, lalu Gosip Kacang?
Kampus

Banjir Regulasi, Budaya Kotak Centang, lalu Gosip Kacang?

8 Mei 2023 | 18:41
De-generasi Petani: Sorotan Sosial-Politik
Sorotan Riswanda

Kembali membicarakan IKN

27 September 2022 | 17:41
De-generasi Petani: Sorotan Sosial-Politik
Sorotan Riswanda

RUU PRT, Lalai Anasir Perlindungan Anak

14 September 2022 | 09:43
De-generasi Petani: Sorotan Sosial-Politik
Sorotan Riswanda

Makna Emotif Penataan Kebijakan Sosial

20 Agustus 2022 | 15:49
De-generasi Petani: Sorotan Sosial-Politik
Sorotan Riswanda

Melampaui Perbahasan Stunting

2 Agustus 2022 | 09:53
De-generasi Petani: Sorotan Sosial-Politik
Sorotan Riswanda

Hal Ihwal Desain Kesejahteraan Publik

20 Juli 2022 | 06:17
Load More

Popular

  • Petugas Dapur SPPG Yayasan Sukaratu 6, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, memperlihatkan selembar surat cinta dari siswa yang terselip dalam ompreng MBG, Rabu 11 Februari 2026. (Dokumentasi Bantenraya.com)

    Selipkan Pesan di Ompreng MBG, Peserta Didik di Pandeglang Request Menu: Minta Nasi Goreng hingga Ayam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gelombang PHK Industri Menghantui Pekerja, Pemkot Cilegon Angkat Suara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BUMDes Kebonratu Mulai Panen Telur Ayam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Cilegon Gelontoran Dana Bergulir Sampai Rp3 Juta, Tekankan Pinjaman Jangan Digunakan Buat Kebutuhan Konsumtif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pejabat Administrator dan Pengawas Kota Serang Dilantik, Mantan Lurah Serang Jabat Kasi Ketentraman dan Ketertiban Umum Kelurahan Sayar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Arti Kalimat ‘Nyawit Nih Orang’ yang Banyak Digunakan di Media Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pembukaan Serang Mengaji, 10.000 Orang Baca Al-Quran Berjamaah di Alun-alun Barat Kota Serang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gaji Guru PPPK Paruh Waktu Kabupaten Serang Dihitung, Sekda Berikan Bocorannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Suami Agnes Jennifer Diduga Kembali Selingkuh, Begini Respon Sang Selebgram

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Disperindag Kota Cilegon Siapkan Pasar Blok F Jadi Kawasan Bebas Rentenir, Bakal Kerja Sama Lembaga Funding

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Petugas Dapur SPPG Yayasan Sukaratu 6, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, memperlihatkan selembar surat cinta dari siswa yang terselip dalam ompreng MBG, Rabu 11 Februari 2026. (Dokumentasi Bantenraya.com)

Selipkan Pesan di Ompreng MBG, Peserta Didik di Pandeglang Request Menu: Minta Nasi Goreng hingga Ayam

12 Februari 2026 | 05:00
SMAN 1 Cimarga

Pengakuan Siswi SMAN 1 Cimarga yang Ikut Mogok Sekolah, Bukan Dukung Siswa Merokok tapi……

18 Oktober 2025 | 12:16
Kabupaten serang PT PWI

Sempat Produksi Sepatu di Kabupaten Serang, PT PWI 1 Bakal Bangkit Buka Usaha Baru di Cikande

2 Februari 2026 | 17:11
matahari cilegon

Gedung Eks Matahari Lama Cilegon Mulai Dibersihkan, Bakal Jadi Gedung UMKM

8 Januari 2026 | 18:36

Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional, Bjb Backup Total Pembiayaan UMKM

Asooooy… Kepala Desa akan Diajak Studi Banding ke Korea dan China

Seluruh Ospek di Kampus Diputuskan Digelar Online, Termasuk di Banten

Mudik Resmi Dilarang, Efektif 24 April

Ilustrasi ziarah kubur jelang puasa Ramadhan. (Pixabay/Feri Handoko)

Hukum Ziarah Kubur Jelang Puasa Ramadhan, Tradisi yang Sering Dikerjakan Umat Muslim di Indonesia

14 Februari 2026 | 17:54
pasar tani

Keren! PKS Lebak Launching Pasar Tani, Perkuat Ekonomi Petani

14 Februari 2026 | 17:51
munggahan

Puasa Sebentar Lagi, Ini 4 Tempat Munggahan yang Menarik di Tangerang

14 Februari 2026 | 17:14
Inter Milan

Derby d’Italia Inter Milan vs Juventus, Tekad I Nerazzurri Kembali Raih Kemenangan

14 Februari 2026 | 17:05

Tag

2022 Andra Soni ASN banjir Banten BRI Brigadir J BRI Super League Cilegon drakor drama Korea Film Harga Tiket Helldy Agustian Indonesia Jadwal jadwal tayang Kabupaten Lebak kabupaten serang Kota Cilegon Kota Serang Lebak link nonton link twibbon lowongan kerja Pandeglang Pemkot Cilegon pemkot serang Pemprov Banten pilkada Polisi Preman Pensiun 6 Preman Pensiun 7 profil provinsi banten Ramadhan Robinsar serang sinopsis spoiler sub indo Timnas Indonesia Twibbon UMKM viral
Banten Raya

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda

Nomor ID Pers : 26666 | Status Pendataan : Terverifikasi Faktual | Sertifikat : 1393/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Digital Banten Raya
  • Ecommerce Banten Raya
  • Siding Banten Raya
  • Share Banten Raya

Ikuti Kami

  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda