BANTENRAYA.COM – Sebanyak 3.000 siswa sekolah dasar atau SD dari Kabupaten Serang beradu kreatifitas dalam ajang lomba Olimpiade Sains Nasional atau OSN, Olimpiade Olahraga Siswa Nasional atau O2SN dan Festival Lomba Seni Siswa Nasion atau FLS2N.
Kegiatan tersebut berlangsung di Global Internasional School, Kecamatan Kramatwatu.
Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mengaku akan terus memberikan dukungan yang baik untuk membentuk anak-anak menjadi generasi yang terbaik untuk Kabupaten Serang.
“Jadi saya selaku pemimpin daerah memberikan support secara langsung karena anak-anak ini adalah generasi penerus kita ke depan. Kegiatan ini harus kita support sehingga dapat menciptakan anak-anak yang terbaik,” ujarnya, Sabtu, 14 Juni 2025.
Baca Juga: Dindikbud Banten dan BKP Wilayah VIII Peringati Hari Cagar Budaya
Ia menjelaskan, meski masih duduk di bangku SD tapi para peserta mampu menunjukan kreatifitas yang sangat baik dalam membuat karya dan menampilkan bakatnya.
“Kita mencari bibit-bibit unggul baik dari seni, akademik, bidang olahraga. Kreativitasnya keren-keren mulai dari lomba tarik suara saya rasa suaranya juga sudah keren,” katanya.
Politisi Partai Amanat Nasional atau PAN ini menuturkan, peserta juga mampu membuat kerajinan dari bahan yang tidak bernilai menjadi sebuah karya yang bernilai ekonomis.
“Dari kerajinan tangan teman-teman SD sudah bisa menggunakan sampah-sampah plastik yang sudah bisa bernilai ekonomis,” jelasnya.
Baca Juga: Angin Kencang Porak Porandakan Sebagian Wilayah Cilegon
Dari hasil yang terbaik siswa secara berjenjang akan mengikuti ke ajang selanjutnya yakni tingkat Provinsi Banten hingga ke tingkat nasional.
“Harus ada pembinaan karena kalau tidak ada pembinaan bakat-bakat yang sudah muncul di perlombaan ini sayang. Saya minta ini didampingi untuk terus berkarya dan meningkatkan kreativitasnya masing-masing,” paparnya.
Pelaksana harian Dinas Pendidikan dan Kebudayaan atau Dindikbud Kabupaten Serang Engkos Kosasih mengatakan, para peserta merupakan hasil pembinaan di satuan pendidikan yang ada di kecamatan.
“Kemudian dilombakan di tingkat kabupaten dalam ajang OSN O2SN dan FLS2N. Hasil dari Kabupaten Serang kita akan dorong mengikuti kompetisi lagi di tingkat Provinsi Banten sampai tingkat nasional dan internasional,” ujarnya.
Baca Juga: Kapan GIIAS 2025 Berlangsung? Jangan Lewatkan Pameran Otomotif Terbesar di Indonesia
Ia menjelaskan, untuk O2SN ada 5 Mata lomba, FLS2N ada 11 mata lomba, dan untuk OSN ada 3 mata lomba dimana peserta secara keseluruhan kurang lebih diikuti 3.000 peserta.
“Akan ada TC (training camp) untuk pembinaan tingkat provinsi. Apa yang harus disempurnakan kita naikkan upgradnya,” katanya.***


















