Selasa, 10 Maret 2026
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
Selasa, 10 Maret 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

Surat Undur Diri Sekda Banten Sudah di Meja Presiden

Dewa Oleh: Dewa
2 September 2021 | 10:02
Bagikan Ke WhatsAppBagikan Ke FacebookBagikan Ke TwitterBagikan Ke Telegram

SERANG, BANTEN RAYA- Surat pengunduran diri Al Muktabar sebagai Sekda Banten kini telah sampai ke meja Presiden Joko Widodo (Jokowi). Kini, Al Muktabar hanya tinggal menunggu persetujuan dari presiden untuk secara resmi menanggalkan jabatannya dan kembali bertugas di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). 

ADVERTISEMENT

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri Benni Irwan mengatakan, pihaknya telah menerima surat pengunduran diri dari Al Muktabar dari jabatan Sekda Banten. Kemendagri telah menindaklanjutinya dan kini telah diusulkan ke presiden. 

BACAJUGA:

Ketua Fraksi PKS DPRD Banten Gembong R Sumedi

Fraksi-fraksi DPRD Banten Kompak Usulkan Tukin ASN Pemprov Dipangkas 50 Persen

8 September 2025 | 08:00
Kepala Disnakertrans Provinsi Banten Septo Kalnadi memberi keterangan terkait data soal PHK di Banten

Enggan Terbuka Soal Data PHK, Banyak Pemda di Banten Ketakutan

8 September 2025 | 07:00
BPK periksa Bank Banten

BPK Bedah Potensi PAD Pemprov, Bank Banten Masuk Radar Audit

8 September 2025 | 06:00
logo

Desainer Grafis Ini Sebut Logo Provinsi Banten Kurang Bagus, Hasilnya Editannya Bikin Geleng Kepala

7 September 2025 | 16:43

“Sudah diterima dan sudah diusulkan pemberhentian ybs (yang bersangkutan/ Al Muktabar) kepada presiden,” ujarnya kepada bantenraya.com melalui aplikasi WhatsApp Messenger, Rabu (1/9/2021). 

Ia menuturkan, untuk saat ini Al sendiri belum aktif bekerja di Kemendagri sebagai instansi yang diusulkan pindah tugas oleh yang bersangkutan. Soal penempatan kerja sendiri baru akan diketahui pasca surat keputusan (SK) pengunduran diri dari presiden telah terbit. 

BACA JUGA: Undur Diri Al Muktabar Disebut Sebagai Langkah Cerdas, Kok Bisa?

“Belum mulai, sambil menunggu SK pemberhentian tentu beliau perlu mempersiapkan segala sesuatunya yang terkait dengan kembali bertugas di Kemendagri atau di tempat yang lain,” katanya. 

Disinggung saat ini kekosongan posisi Sekda Banten diisi oleh seorang Pelaksana tugas (Plt) dibanding terlebih dahulu menunjuk Pelaksana harian (Plh) oleh Gubernur, Ia menegaskan hal itu telah tertuang dalam peraturan yang berlaku. “Ada regulasi yang mengatur bagaimana penunjukannya,” ungkapnya. 

Terkait dengan mundurnya Al Muktabar sebagai Sekda Banten menurut Benni, kondisi antara satu daerah dengan daerah lainnya berbeda. Dirinya menyinggung soal komunikasi. “Kondisi antara satu daerah dengan daerah yang lain tentu berbeda-beda. Dinamika yang terjadi di satu daerah dengan daerah yang lainnya tidak sama,” ungkapnya. 

Terlepas dari itu, menurutnya, kunci dari itu semua adalah adalah bagaimana membangun komunikasi. “Komunikasi yang baik, komunikasi yang lebih terarah, terukur, antara setiap lapisan pemerintahan, kuncinya di sana,” tuturnya. 

Sebelumnya, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Banten Komarudin mengatakan, Pemprov Banten belum memiliki rencana untuk menggelar seleksi terbuka atau open bidding jabatan Sekda Banten. “Belum buru-buru,” ujarnya. 

Mantan Penjabat (Pj) Bupati Tangerang itu juga menepis isu yang menyebut jika pengunduran diri Al Muktabar karena adanya perselisihan dengan Gubernur Banten Wahidin Halim. Akan tetapi, mundurnya Al Muktabar lantaran yang bersangkutan memilih untuk berkarier di Kemendagri. “Enggak ada (perselisihan). Itu kan mengajukan surat, artinya bukan perselisihan. Itu pilihan pribadi beliau dalam memilih kariernya,” ungkapnya. 

Soal status kepegawaian Al Muktabar saat ini, Komarudin menegaskan secara the jure Pemprov Banten akan menunggu surat keputusan (SK) dari presiden. “Secara the jure nunggu SK presiden. Beliau dulu sebagai widyaiswara, ya mungkin ke widyaiswara lagi,” tuturnya. 

Saksikan Podcast Meja Redaksi di Banten Raya Channel

https://www.youtube.com/watch?v=W9s67Tj3zHE 

Seperti diketahui, Al Muktabar mundur dari jabatannya sebagai Sekda Banten dengan alasan akan bertugas kembali di Kemendagri. Surat pengunduran diri disampaikan kepada Gubernur Banten pada 22 Agustus 2021 lalu. Al Muktabar sebelumnya merupakan produk open bidding yang dilakukan Pemprov Banten dan dilantik pada 27 Mei 2019. (dewa/rahmat)

Editor: Administrator
Tags: Sekda Banten mengndurkan diriSurat undur diri Al Muktabar sudah di meja Presiden
Previous Post

Mainan Masak-masakan Masih Jadi Paling Laris 

Next Post

Al Wasilah Bekam Beri Harga Rp100.000 untuk Mahasiswa

Related Posts

Ketua Fraksi PKS DPRD Banten Gembong R Sumedi
Daerah

Fraksi-fraksi DPRD Banten Kompak Usulkan Tukin ASN Pemprov Dipangkas 50 Persen

8 September 2025 | 08:00
Kepala Disnakertrans Provinsi Banten Septo Kalnadi memberi keterangan terkait data soal PHK di Banten
Daerah

Enggan Terbuka Soal Data PHK, Banyak Pemda di Banten Ketakutan

8 September 2025 | 07:00
BPK periksa Bank Banten
Daerah

BPK Bedah Potensi PAD Pemprov, Bank Banten Masuk Radar Audit

8 September 2025 | 06:00
logo
Pemprov Banten

Desainer Grafis Ini Sebut Logo Provinsi Banten Kurang Bagus, Hasilnya Editannya Bikin Geleng Kepala

7 September 2025 | 16:43
Dewan Banten Soroti Banjir di Kota Serang dan Apresiasi Aksi Gerak Cepat Walikota Budi Rustandi
Pemprov Banten

DPRD Minta Jalan Palima–Pakupatan Dituntaskan, DPUPR Banten Pastikan Terus Berprogres

26 Agustus 2025 | 17:37
Banser Tampil dengan Peran Berbeda, Hadirkan Spirit Kebersihan di Momen Pelantikan PWNU Banten
Pemprov Banten

Banser Tampil dengan Peran Berbeda, Hadirkan Spirit Kebersihan di Momen Pelantikan PWNU Banten

25 Agustus 2025 | 22:53
Load More

Popular

  • Ilustrasi masyarakat miskin di perkotaan. Foto dibuat menggunakan AI. (freepik.com)

    Angkanya Terus Meningkat, Pemprov Banten Dinilai Gagal Atasi Kemiskinan di Perkotaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Walikota Budi Rustandi Turun Tangan Bredel Spanduk Liar di Kota Serang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 52 Titik Banjir Kepung Provinsi Banten, Terparah Bukan Cilegon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lomba Ilmiah Safari Lirboyo Banten Menyapa Kabupaten Pandeglang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Arti Kalimat ‘Nyawit Nih Orang’ yang Banyak Digunakan di Media Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • APBD Pemkot Cilegon Dibuka Transparan, Warga Bisa Akses Cukup Via Medsos

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Banyak Keluhan Menu MBG, Pemkot Serang Buka Posko Pengaduan Makan Bergizi Gratis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mudik Gratis Tak Pakai Bus Abal-abal, Dishub Kota Cilegon Jamin Semua Sudah Dicek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Walikota Serang Budi Rustandi Kasih Jatah Rp4 Miliar di Perubahan untuk Direhab Kantor Dishub

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kebakaran Kandang Ayam di Gunungsari Sebabkan Kerugian Rp3,8 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Petugas Dapur SPPG Yayasan Sukaratu 6, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, memperlihatkan selembar surat cinta dari siswa yang terselip dalam ompreng MBG, Rabu 11 Februari 2026. (Dokumentasi Bantenraya.com)

Selipkan Pesan di Ompreng MBG, Peserta Didik di Pandeglang Request Menu: Minta Nasi Goreng hingga Ayam

12 Februari 2026 | 05:00
SMAN 1 Cimarga

Pengakuan Siswi SMAN 1 Cimarga yang Ikut Mogok Sekolah, Bukan Dukung Siswa Merokok tapi……

18 Oktober 2025 | 12:16
Pemprov Banten kembali membuka pendaftaran mudik gratis

Banyak yang Mengundurkan Diri, Pemprov Banten Buka Ulang Pendaftaran Mudik Gratis

24 Februari 2026 | 14:42
Kabupaten serang PT PWI

Sempat Produksi Sepatu di Kabupaten Serang, PT PWI 1 Bakal Bangkit Buka Usaha Baru di Cikande

2 Februari 2026 | 17:11

Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional, Bjb Backup Total Pembiayaan UMKM

Asooooy… Kepala Desa akan Diajak Studi Banding ke Korea dan China

Seluruh Ospek di Kampus Diputuskan Digelar Online, Termasuk di Banten

Mudik Resmi Dilarang, Efektif 24 April

unbaja

Unbaja gelar Pesantren Kilat dan Santunan, Tumbuhkan Nilai-nilai Keislaman

10 Maret 2026 | 03:30
untirta

Untirta Meriahkan Nuzulul Quran dengan Kajian, Penguatan Spiritual dan Kebersamaan

10 Maret 2026 | 03:00
Walikota Serang Budi Rustandi saat meninjau langsung penanganan banjir di Kalimati Kroya Lama, Kelurahan Kasunyatan, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Senin 9 Maret 2026. (Harir Baldan/Bantenraya.com)

Jalankan Mandat Gubernur Andra Soni, Walikota Budi Rustandi Kawal Langsung Penanganan Banjir di Kalimati Kroya Lama

9 Maret 2026 | 21:41
Istana Surosowan terlihat dari udara. Istana Surosowan hancur akibat perang antara Sultan Ageng Tirtayasa dengan anaknya Sultan Haji yang dibantu oleh Belanda. (Dokumentasi DJKN Banten)

Gubernur Banten Usulkan Rekonstruksi Istana Surosowan Kepada Menteri Kebudayaan

9 Maret 2026 | 21:14

Tag

2022 Andra Soni ASN banjir Banten Beasiswa BRI Brigadir J BRI Super League Cilegon drakor drama Korea Harga Tiket Helldy Agustian Indonesia Jadwal jadwal tayang Kabupaten Lebak kabupaten serang Kota Cilegon Kota Serang Lebak link nonton link twibbon lowongan kerja Pandeglang Pemkot Cilegon pemkot serang Pemprov Banten pilkada Preman Pensiun 6 Preman Pensiun 7 profil provinsi banten Ramadhan Robinsar serang sinopsis spoiler spoiler sub indo Timnas Indonesia Twibbon UMKM viral
ADVERTISEMENT
Banten Raya

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda

Nomor ID Pers : 26666 | Status Pendataan : Terverifikasi Faktual | Sertifikat : 1393/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Digital Banten Raya
  • Ecommerce Banten Raya
  • Siding Banten Raya
  • Share Banten Raya

Ikuti Kami

  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda