BANTENRAYA.COM – Dua orang relawan Palang Merah Indonesia atau PMI Kota Cilegon telah membantu pemulihan bencana di Pulau Sumatera.
Diketahui, sudah satu bulan lalu, sejumlah provinsi di Pulau Sumatera dilanda bencana banjir bandang yang mengakibatkan beberapa wilayah terisolasi.
Bencana yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat menyebabkan terjadinya korban jiwa, warga kehilangan harta benda, serta keluarga yang hilang, dan luka-luka.
Sampai saat ini, Pemerintah Indonesia dan seluruh pihak membantu penangaan pasca bencana di Pulau Sumatera untuk pulih mejadi lebih baik.
Termasuk PMI Kota Cilegon membantu pemulihan pasca bencana di Pulau Sumatera dengan mengirimkan dua orang relawan yang diberangkatkan bersama dengan PMI Provinsi Banten.
BACA JUGA: Warga Cilegon Diimbau Tak Nyalakan Kembang Api saat Malam Tahun Baru 2026
Dalam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Relawan PMI pada 26 Desember 2025 menjadi momentum penting untuk meneguhkan semangat kemanusiaan dengan tema ‘Solidaritas Relawan, Memperkuat Aksi Lokal’.
Tema ini tercermin nyata dalam kiprah relawan PMI Kota Cilegon yang terlibat langsung dalam Operasi Tanggap Darurat Bencana di wilayah Sumatera.
Dua relawan PMI Kota Cilegon yang berangkat ke Pulau Sumatera yaitu Dedi Ali Yusuf dan Ikbal Kamil.
Dedi bertugas dalam bidang pelayanan WASH (Water, Sanitation and Hygiene) di Kabupaten Aceh Timur selama 28 hari, sejak 3 hingga 30 Desember 2025 nanti.
Sedangkan Ikbal bertugas dalam bidang Tim Kesehatan pada Operasi TDB di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, dengan masa penugasan mulai 20 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 nanti.
BACA JUGA: Pengusaha Asal Cilegon Wakafkan Tanah 4.000 Meter, Dibangun Buat Pesantren
Keduanya bertugas di Pulau Sumatera bersama relawan lintas daerah dan masyarakat setempat, Dedi terlibat dalam penyediaan air bersih, dukungan sanitasi darurat, serta edukasi perilaku hidup bersih dan sehat.
Dedi mengatakan, dirinya membantu warga di Kabupaten Aceh Timur untuk memberikan distribusi air bersih.
“Air bersih jadi kebutuhan paling mendasar masyarakat terdampak bencana. Melalui layanan WASH, saya berupaya memastikan warga tetap memiliki akses air bersih,” katanya kepada Banten Raya, Jumat 26 Desember 2025.
Kata dia, di lapangan solidaritas antar relawan maupun masyarakatnya sangat tinggi untuk membantu sesama.
“Solidaritas antar relawan dan dukungan masyarakat lokal menjadi kekuatan utama kami di lapangan,” ujarnya.
BACA JUGA: Demo ke DPRD Kota Cilegon, Mahasiswa Sampaikan 7 Tuntutan
Di lokasi berbeda, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat Ikbal Kamil relawan PMI Kota Cilegon sekaligus yang berprofesi sebagai perawat mengungkapkan, dirinya telah ikut serta memberikan pelayanan kesehatan dasar kepada masyarakat.
“Kami memberikan pelayanan kondisi kesehatan masyarakat, serta penanganan awal bagi warga terdampak bencana, sekaligus mendukung layanan kesehatan lokal yang terdampak,” ungkapnya.
Dirinya bersama para tenaga kesehatan PMI Provinsi Banten yag lainnya hadir dalam situasi darurat pasca bencana.
“Bukan hanya soal pengobatan, tetapi juga memberikan rasa aman dan harapan bagi masyarakat,” ujarnya.
Ikbal bekerja bersama tenaga kesehatan setempat untuk dapat saling membantu memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik kepada masyarakat.
BACA JUGA: Pedagang Pasar Blok F Cilegon Bandel, Kedapatan Naikan Harga Minyakita Tak Sesuai HET
“Kami bekerja sama dengan Nakes di sini untuk bisa memberikan pelayanan yang tetap berjalan dan dapat menjangkau warga yang membutuhkan,” pungkasnya.***



















