BANTEN RAYA.COM – Atlet panjat tebing Banten Rajiah Salsabillah kembali mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Yang terbaru Rajiah berhasil membawa pulang perak saatmengikuti IFSC Climbing World Cup 2024 di Seoul, Korea Selatan, akhir pekan lalu.
Medali perak diraih oleh Rajiah Salsabillah dari nomor speed putri dengan waktu 8,08 detik setelah kalah dari atlet Tiongkok Zhou Yafei yang mencatatkan waktu 6,78 detik dan berhak meraih medali emas.
Rajiah mengalami slip sebelum mencapai garis finis, namun ia menjadi satu-satunya atlet perempuan Indonesia yang meraih medali dalam kompetisi ini. Medali perunggu sendiri di kategori putri diraih oleh Lijuan Deng dari Tiongkok.
Ketua Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Banten Ronald Sandra bergembira lantaran rajiah kembali mengharumkan nama Indonesia di turnamen panjat tebing di Korea Selatan.
“Prestasi Rajian bagus sebab di kejuaraan dunia ia menghadapi atlet andal dari negara-negara lainnya,” kata dia.
Baca Juga: Jadi Perempuan Pertama yang Menjabat Ketua, Juwita Wulandari Resmi Pimpin DPRD Lebak
Ia menambahkan jika tidak terpeleset maka kemungkinan bisa meraih emas saat melawan atlet Cina. Terpeleset ini membuat catatan waktu Rajiah kalah dengan lawannya.
“Perak menandakan bahwa perkembangan Rajiah stabil. Di PON Aceh dan Sumatera Utara berhasil meraih emas dan memecahkan rekor PON dengan 6.22 detik. Selang kisaran belum satu bulan kembali berprestasi di Korea Selatan,” ungkap Ronald.
Dalam kesempatan ini dirinya berharap agar aset seperti Rajiah dijaga dan diperhatikan oleh Banten. Sebab mencetak atlet berprestasi ini bukan hal yang mudah dan butuh proses lama untuk bisa berprestasi.
“Kami berharap sarana dan prasaran untuk panjat tebing disediakan sebagai pembinaan serta nantinya untuk mencetak atlet muda potensial sebagai regenerasi ke depannya,” tutup dia. (***)



















