BANTENRAYA.COM – Korban guru SD di Kecamatan Sobang, Kabupaten Rangkasbitung capai 9 anak. Dari 9 korban, 8 diantaranya masih duduk di bangku SD dan satu sisanya kelas 1 SMP.
Pelaku sendiri bernama Wawan Setiawan (25) yang berstatus guru honorer di salah satu sekolah sekaligus mahasiswa aktif di salah satu kampus di Rangkasbitung.
Kasus ini terungkap pertama kali oleh kepolisian setelah salah satu korban mengadu ke orang tuanya terkait perbuatan terduga pelaku sambil menangis.
Orang tua korban tersebut kemudian membuat laporan ke Polsek Sobang. Kepolisian kemudian bergerak ke kediaman pelaku yang saat itu juga sedang dikepung oleh 300 warga.
Baca Juga: Anak Hilang Korban Penculikan Asal Cilegon Ditemukan di Riau, Korban Diiming-imingi Uang Rp300 Juta
“Kemudian kami turut menerjunkan tim Resmob Satreskrim Polres Lebak untuk mengamankan pelaku yang saat itu berada di kediamannya pada Senin, 13 Januari 2025 sekitar pukul 11.00 WIB,” kata Kapolres Lebak, AKBP Herfio Zaki pada Selasa, 14 Januari 2025.
Berdasarkan pemeriksaan sementara kepolisian, terduga pelaku dikabarkan sudah menjalankan aksinya sejak tahun 2023 hingga 2024.
“Modusnya mengajak olahraga. Pelaku melancarkan aksinya di beberapa tempat seperti di rumah pelaku, di sekolah, dan di fasilitas olahraga,” tuturnya.
Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku terancam pasal 76 e juncto, pasal 88 UU RI dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. (***)



















