BANTENRAYA.COM – Kepala Badan Kepegawain Pendidikan dan Pelatihan atau BKPP Kota Cilegon Achmad Jubaedi menyatakan belum membahas soal rencana open bidding 7 kepala OPD di lingkup Pemkot CIlegon.
Hal tersebut karena BKPP Kota Cilegon masih melakukan pembahasan rapat anggaran bersama DPRD Kota Cilegon, sehingga perihal open bidding 7 kepala OPD itu belum lagi ditindaklanjuti.
Pelaksanaan open bidding 7 kepala OPD tersebut dimaksudkan untuk mengisi jabatan setera eselon II di lingkup Pemkot Cilegon yang kini mengalami kekosongan.
Baca Juga: Videonya Soal OTT Viral, Ini Profil Bupati Banyumas Achmad Husein
adapin 7 posisi setera esleon II yang kosong terdiri atas, Kepala Dinas Komunikasi Informasi Sandi dan Statistik (Diskominfo), Kepala Dinas Koperasi dan UMK (Diskopumk), Kepala Dinas Pemadaman Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP).
Lalu, Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB), Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cilegon, Staf Ahli Bidang Hukum dan Staf Ahli Sosial Kemasyarakatan.
Menurut Jubaedi, saat ini pihaknya masih fokus rapat anggaran, sehingga belum dibahas.
Baca Juga: Cegah Kenaikan Kasus Covid-19, Pemerintah terus Monitor Perkembangan Kasus di Negara lain
“Masih rapat anggaran. Belum membahas,” papar Jubaedi, Selasa 16 November 2021.
Jubaedi menyatakan, untuk pelaksana tugas (Plt) pun nanti akan diinformasikan usai rapat anggaran.
“Nanti setelah rapat diinfokan,” imbuhnya.
Baca Juga: MUI dan Dewan Dukung Pembongkaran THM di JLS, Gebrak Siap Turunkan 1.000 Pendekar
Sebelumnya, Walikota Cilegon Helldy Agustian menambahkan, pihaknya akan melakukan open bidding 7 kepala OPD OPD yang masih kosong.
“Di Plt-kan langsung yang kosong. Minggu (pekan ini kita langsung open bidding, kita ingin mempercepat yah, kita ingin cepat. Semuanya sudah disusun dan semuanya lah yang kosong untuk jabatan,” ujarnya. ***

















