• Jumat, 1 Juli 2022

MUI dan Dewan Dukung Pembongkaran THM di JLS, Gebrak Siap Turunkan 1.000 Pendekar

- Selasa, 16 November 2021 | 13:45 WIB
Peserta aksi menyandera alat berat yang akan digunakan untuk membongkar THM di JLS, Senin 15 November 2021. (Rahmat Tanjung/Bantenraya.com)
Peserta aksi menyandera alat berat yang akan digunakan untuk membongkar THM di JLS, Senin 15 November 2021. (Rahmat Tanjung/Bantenraya.com)

 

BANTENRAYA.COM - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Kramatwatu menyebut tindakan yang dilakukan Pemkab Serang untuk merobohkan tempat hiburan malam (THM) di Jalan Lingkar Selatan (JLS), Desa Serdang dan Harjatani, Kecamatan Kramatwatu sebagai bentuk penegakkan amar ma'ruf nahi mungkar.

Oleh karena itu, MUI menyayangkan adanya sekelompok orang yang menolak upaya perobohan THM oleh Pemkab Serang pada Senin, 15 November 2021 tersebut.

"Kami mengapresiasi Pemkab Serang atas ketegasannya, cuma pemerintah harus memantau setelah ini apakah THM beroperasi di tempat yang lain atau seperti apa khawatir semakin merajalela kemana-mana," ujar Ketua MUI Kecamatan Kramatwatu Muhammad Roby kepada bantenraya.com, Selasa, 16 November 2021.

Baca Juga: Bersitegang dengan Satpol PP, Pendemo di JLS Sandera Alat Berat untuk Pembongkaran THM

Ia menjelaskan, keberadaan THM di jalan lingkar tersebut sudah sangat mengganggu kenyamanan masyarakat sekitar.

Ia juga meminta kepada para ulama, umara, dan masyarakat untuk bersama-sama memproteksi kaum muda agar jangan sampai terjerumus pada masalah kemaksiatan.

"JLS itu kan sangat mencolok sekali, makanya kami sangat mendukung tindakan Pemkab Serang karena ini bagian dari amar ma'ruf nahi mungkar, dan pembongkaran merupakan pencegahan kemungkaran yang sudah prosedural," tuturnya.

Baca Juga: Ada Tol Serang-Panimbang, Jokowi Sebut Jakarta ke Tanjung Lesung Cuma Butuh Waktu Tempuh 2 Jam

Halaman:

Editor: Ahmad Marjuki

Tags

Terkini

X