BANTENRAYA.COM – Universitas Bina Bangsa (Uniba), menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Kurikulum Outcome-Based Education (OBE), sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di lingkungan kampus.
Acara ini dihadiri langsung oleh Rektor Uniba, Wakil Rektor I, Wakil Rektor III, Dekan, Kaprodi dan sejumlah narasumber ahli di bidang kurikulum serta peserta dari berbagai fakultas dan program studi.
Kegiatan yang dilaksanakan di ruang Auditorium Kampus A Uniba ini berlangsung selama dua hari. Adapun kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan, membahas dan mengimplementasikan kurikulum berbasis hasil pembelajaran (OBE) yang lebih efektif.
Dalam sambutannya, Rektor Uniba Bambang Dwi Suseno menyampaikan, mendesain kurikulum tidak hanya mengajar dan mentransfer ilmu, tetapi membentuk pikiran, menyiapkan lulusan serta melahirkan pemecah masalah dan pencipta masa depan.
BACA JUGA: Sebelum Meninggal, Lula Lahfah Sempat Curhat Tentang Reza Arap, Awkarin: Pasti Sedih Banget Ya
Tujuan Uniba Gelar Bimtek OBE
“Program OBE ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap mata kuliah yang diajarkan memiliki tujuan yang jelas dan dapat mengukur capaian hasil yang diharapkan. Dengan begitu, kita dapat mempersiapkan mahasiswa dengan keterampilan yang relevan untuk masa depan,” ujar Bambang.
Ia berharap, kegiatan ini tidak berhenti pada aspek teknis penyusunan dokumen semata, tetapi mampu melakukan pemerkayaan dan insersi capaian pembelajaran ke dalam struktur kurikulum dan RPS secara lebih kontekstual.
“Inti sari yang saya maksud mencakup penguatan nilai integritas akademik, kemampuan berpikir kritis dan reflektif, kolaborasi lintas disiplin, serta kepekaan sosial terhadap persoalan-persoalan lokal, khususnya yang relevan dengan karakter wilayah Banten dan kebutuhan pembangunan daerah,” ungkapnya.
Di lokasi yang sama, Wakil Rektor I Uniba Bidang Akademik Sigit Aulia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara dosen dan mahasiswa, dalam menyusun rencana pembelajaran yang lebih dinamis dan berbasis kompetensi.
“Perubahan paradigma dalam pendidikan tinggi ini membutuhkan kerjasama yang erat antara tenaga pengajar dan mahasiswa, untuk memastikan bahwa proses pendidikan berjalan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan,” kata Sigit.
Sesi pelatihan yang dipandu oleh narasumber terkemuka di bidang pendidikan tinggi ini, memberikan wawasan mengenai peran OBE dalam menciptakan pembelajaran yang lebih terukur dan berorientasi pada pencapaian hasil yang spesifik.
Salah seorang narasumber Prihandoko seorang pakar kurikulum dari Universitas Gunadarma mengungkapkan bahwa OBE tidak hanya berfokus pada proses pembelajaran, tetapi juga pada hasil yang dapat dinilai melalui indikator yang jelas dan terukur dari sofskill dan hardskill kepada mahasiswa. ***


















